Ia bahkan mengaku khawatir jika penyerahan dilakukan tanpa proses yang jelas, bayi tersebut justru berpotensi jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Yang kami pikirkan adalah keselamatan anak. Jangan sampai ternyata yang datang bukan pihak yang benar,” lanjutnya.
Karena itu, pihak Rumah Quran PPA memilih menyerahkan seluruh proses kepada mekanisme hukum dan prosedur resmi agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Ia menegaskan, apabila identitas dan status orang tua kandung telah terbukti secara sah, pihaknya tidak akan menghalangi proses penyerahan bayi tersebut.
“Kalau semuanya sudah jelas secara hukum, tentu bayi itu akan diserahkan kepada orang tuanya,” katanya.
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
- Kemendagri Setujui Seleksi Direksi PDAM Makassar Dilanjutkan
Di sisi lain, Andi Ninnong menyayangkan munculnya tudingan sepihak yang dinilai merugikan lembaga dan para relawan yang selama ini membantu merawat bayi terlantar tersebut.
Menurutnya, tanpa kepedulian dari sejumlah pihak, bayi itu kemungkinan tidak mendapatkan perawatan yang layak sejak awal ditemukan.
“Selama delapan bulan kami merawatnya karena rasa kemanusiaan. Jadi sangat disayangkan jika sekarang justru muncul tudingan seolah-olah kami menyandera anak,” tuturnya.
–Bukan Tempat Penitipan Anak–
Sementara itu, CEO PPA Institute, Rendy Suryo Utomo alias Rezha Rendy, menegaskan bahwa Rumah Quran PPA merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang fokus mencetak generasi penghafal Al-Qur’an, bukan tempat penitipan anak maupun panti asuhan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
