Sadar! Akhirnya Zulhas Mundur dari Siasat Ubah Konstitusi Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Fokus Pemilu 2024

Sadar! Akhirnya Zulhas Mundur dari Siasat Ubah Konstitusi Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, Fokus Pemilu 2024

R
Iin Prasetyo
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum atau Ketum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas telah menarik diri dari dukungan partainya terhadap wacana penundaan Pemilu 2024. Pihaknya mengaku untuk fokus mempersiapkan pesta demokrasi dua tahun mendatang.

“Ketua umum menegaskan wacana penundaan pemilu tidak akan terwujud karena terbentur realitas politik yang tidak memungkinkan, lemah dukungan di parlemen,” ujar Ketua DPP PAN Bima Arya kepada Tempo, Kamis, 7 April 2022.

Seluruh kader PAN termasuk yang ada di Senayan diharuskan fokus memperluas dan menghidupkan jaringan yang telah dibentuk selama ini. PAN yang baru bergabung di koalisi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf itu pun mengaku sikapnya sejalan dengan sikap Presiden Jokowi yang patuh terhadap konstitusi.

Siasat penundaan Pemilu 2024 melalui wacana amendemen UUD 1945 yang dimotori oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, dan Zulhas tampaknya mulai bubar.

Selain mendapatkan kontra dari berbagai kalangan, Presiden Jokowi pun telah mengingatkan Airlangga Hartarto beserta jajaran menteri lainnya dalam rapat paripurna kabinet untuk tak lagi membicarakan penundaan Pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden.

Baca Juga

Sehingga mau tak mau tokoh-tokoh utama penggerak penundaan Pemilu 2024 seperti Luhut Pandjaitan, Bahlil Lahadalia, dan para pengikutnya harus manut apa perintah sang Presiden.

“Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan mengenai penundaan (pemilu), perpanjangan (masa jabatan presiden), ndak!” kata Presiden Jokowi dalam pengantar sidang kabinet seperti terekam di Youtube Sekretaris Presiden.

Dikatakan Presiden Jokowi, masyarakat saat ini sedang dalam keadaan susah akibat harga-harga kebutuhan pokok terus melejit. Ia meminta kepada para menterinya untuk fokus bekerja mengurangi beban rakyat.

Sejalan dengan itu, walaupun PAN tak ikut secara langsung dalam sidang kabinet tersebut sebab belum mendapat jatah menteri, pihaknya akan mendukung perintah dari Presiden Jokowi. Tentu, PAN akan membantu pemerintah lewat jalan legislasi di DPR.

Sebelumnya memang disinyalir Golkar telah mundur lebih dulu untuk tak lagi mengenduskan wacana penundaan Pemilu 2024 setelah Ketum Airlangga sowan ke markas Surya Paloh di NasDem Tower.

Dalam artikel Terkini.id berjudul ‘Apes! Usulan Tunda Pemilu 2024, PAN Ragu Golkar Mundur, PKB Mulai Ditinggalkan?‘ PAN sudah mulai ragu mendukung Muhaimin Iskandar.

“Kalau tiga saja nggak bisa. Kan harus 3/4 (yang setuju). Kan ada syaratnya, toh. Kalau cuma saya, PKB, Golkar, nggak cukup,” kata Zuhas seperti ditulis dalam artikel Terkini.id yang terbit Rabu, 30 Maret 2022.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.