Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Ade Armando mengomentari pernyataan Said Didu yang menyinggung Jusuf Kalla (JK) dengan menyebut mantan Wapres itu sudah tak tahu cara mengkritik yang aman.
Lewat cuitannya di Twitter, Senin 15 Februari 2021, Ade Armando membagikan pernyataan Said Didu terkait JK tersebut yang dipostingnya di media sosial.
Dalam narasi postingannya, Said Didu mengatakan bahwa JK sudah tidak tahu cara kritik yang aman.
Tak hanya JK, ia juga menyebut Kwik Kian Gie sudah takut mengkritik dan Din Syamsuddin sudah seenaknya dicap radikal.
“Jika Pak JK sudah tidak tahu cara kritik yang aman, pak Kwik Kian Gie sudah ketakutan, pak Din Syamsuddin sudah seenaknya dicap radikal,” tulis Said Didu.
- GGN dan Coca-Cola Indonesia Gelar Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar, Libatkan 670 Talenta Muda
- Pendaftaran APINDO Run Festival 2026 Mulai Dibuka, Hadirkan Kategori 3K dan 5K, Hadiah Ratusan Juta Menanti
- Jejak H Paris Yasir, Pemimpin yang Meruntuhkan Sekat, Berjalan Langkah Sejajar Bersama Rakyat Turatea
- Ramadhipa Siap Hadapi Tantangan Baru di Moto3 Junior World Championship 2026
- Jejak Satgas TMMD Ke128 di Tanah Turatea, Merajut Harapan, Hadirkan Kepastian Ekonomi Warga Pelosok Desa
Bahkan, Said menilai sejumlah tokoh seperti Rizal Ramli, Sudjiwo Tedjo hingga Susi Pudjiastuti juga menjadi bulan-bulanan buzzer yang dibayar.
“Pak Rizal Ramli pak Sujiwo Tedjo, Bu Susi Pudjiastuti jadi bulan-bulanan BuzzeRP dan banyak tokoh di BUI karena kritik, apakah NKRI masih baik-baik saja?” tutur Said Didu.
Menanggapi pernyataan Said Didu tersebut, Ade Armando lantas mengatakan bahwa buzzer itu adalah masyarakat sipil yang senjatanya hanya tulisan.
“Buzzer itu kan masyarakat sipil? Senjatanya cuma tulisan,” cuit Ade Armando.
Lantaran hal itu, Ade Armando pun menilai Said Didu sebagai kubu anti Jokowi sudah lemah dan cengeng menghadapi suara warganet.
“Masak kubu anti Jokowi segitu lemahnya menghadapi suara warga internet? Jangan cengeng ah!” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
