Salip Samsung, Oppo Kini Smartphone Nomor Satu di Indonesia

Terkini.id, Jakarta – Oppo kini tercatat sebagai smartphone paling laku di Indonesia.

Hal itu berdasarkan rilis dari Perusahaan riset Canalys terkait laporan vendor smartphone top di Indonesia pada kuartal II 2019.

Berdasarkan data pengapalan unit, Oppo tercatat untuk pertama kalinya memimpin pasar, dan berhasil melengserkan Samsung.

Mengutip data Canalys, pasar smartphone di Indonesia menunjukan performa yang baik pada periode April – Juni 2019.

Total pengapalan smartphone pada kuartal II 2019 mencapai 11,4 juta unit, tumbuh 8,9 YoY.

Oppo memimpin dengan 26 persen pangsa pasar, tumbuh 54 persen year-on-year (YoY).

Posisi kedua ditempati Samsung dengan 24 persen pangsa pasar, hanya tumbuh 10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Oppo berhasil melampaui pertumbuhan Samsung untuk memimpin pasar pertama kali. Hal ini berkat cakupan offline yang kuat, sementara kompetisi di jalur online memanas,” tulis Canalys melalui akun Twitter @Canalys, Selasa 13 Agustus 2019.

Lima Besar Lain

Selain itu, posisi lima besar lainnya ditempati oleh Xiaomi, Vivo, dan Realme.

Pangsa pasar Xiaomi pada kuartal II 2019 tercatat sebesar 19 persen. Sayangnya, pertumbuhan secara YoY merosot 9 persen.

Sementara itu, Vivo meraih posisi keempat dengan 15 persen pangsa pasar, memiliki pertumbuhan YoY terbesar mencapai 62 persen. Realme menutup posisi lima besar dengan 7 persen pangsa pasar.

Komentar

Rekomendasi

Tak Kuat Bakar Uang, OVO Cari Untung dengan Cara Ini?

Siap-siap, Isi Ulang Saldo OVO Bakal Dikenakan Biaya Rp1000

Perhatian, Windows 7 Dihentikan Mulai 14 Januari 2020

CDK Mamminasata Sosialisasi Aplikasi Lopina ke Nelayan

Samsung Kembali Luncurkan Dua Smartphone Lite, Berikut Keunggulannya

Mode Gelap Whatsapp Segera Hadir Mulai Tahun Depan

Tutup Layanan GoLife, Gojek Tetap Utamakan Kesejahteraan Mitra

Empat Pertanyaan Penting Sebelum Membeli Xiaomi Redmi 8

Almaz, Smart Technology SUV dengan Perintah Suara Bahasa Indonesia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar