Terkini, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri secara langsung rangkaian kegiatan Road to Kongres Nasional Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (Konas PABMI) 2025, yang digelar di area Car Free Day (CFD) Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu 3 Agustus 2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Mahmud, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta jajaran pengurus Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI).
Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pra-kongres ini di Makassar.
“Sebagai tuan rumah, tentu kami ingin berkontribusi aktif dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan acara ini,” ujar Appi.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian agenda nasional yang digelar di kota ini, termasuk Konas PABMI 2025.
- Paskibraka Makassar Tampilkan Formasi Benteng Rotterdam dan Stupa Borobudur di HUT ke-81 RI
- Bupati, Wabup dan Forkopimda Jeneponto Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 RI
- Bukan Cuma Keluarga Besar yang Kecewa, Semua Parpol Pengusung pun Sepakat Rekomendasikan Pemakzulan Bupati Gowa
- Pemkab Jeneponto Gelar Gladi Bersih Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih Jelang HUT ke-81 RI
- Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Dipercaya Pimpin ADKASI Sulsel, Perjuangkan Tambahan TKD
“Kami ingin menunjukkan bahwa Makassar adalah kota yang ramah, terbuka, dan siap menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional,” jelas Munafri.
Lebih lanjut, Wali Kota juga mengajak jajaran PABMI untuk memperluas kontribusinya dalam bentuk edukasi dan sosialisasi tentang kesehatan mulut dan gigi, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah-wilayah pinggiran Kota Makassar.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mulut dan gigi masih perlu ditingkatkan, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat kota.
“Ke depan, kami berharap bisa bekerja sama melakukan kegiatan sosial seperti penyuluhan dan pemeriksaan gratis di wilayah tersebut,” imbuhnya.
Ia juga menekankan, urgensi keilmuan bedah mulut dan maksilofasial, yang meskipun secara cakupan terlihat terbatas, namun memiliki urgensi tinggi hingga diakomodasi dalam fakultas tersendiri di dunia pendidikan kedokteran.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
