Masuk

Sanksi yang Diberikan FIFA kepada Indonesia Terkait Tragedi Kanjuruhan

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Indonesia kembali berduka usai tragedi Kanjuruhan yang memakan korban sebanyak 448 orang, di antaranya 125 orang tewas, serta 323 korban luka-luka. Tragedi tersebut mencuri perhatian banyak pihak, khususnya sepak bola dunia. Hal tersebut membuat Indonesia terancam dikenai sanksi oleh FIFA.

Banyaknya korban jiwa yang berjatuhan yang terdiri dari suporter dan polisi, membuat Indonesia perlu was-was akan sanksi yang kemungkinan diberikan oleh FIFA maupun AFC. 

Dengan adanya tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan tewasnya ratusan orang yang berasal dari suporter dan polisi ini, maka Indonesia perlu was-was dengan potensi hukuman dari FIFA maupun AFC.

Baca Juga: Silaturahmi, Fans Club Bola di Sulsel Ramaikan Turnamen Esport KITA Super 2022

Dikutip dari halaman Suara.com jaringan Terkini.id pada 3 Oktober 2022, berikut beberapa ancaman sanksi yang kemungkinan didapatkan Indonesia dari FIFA.

Indonesia Tak Bisa Melaksanakan Piala Dunia U-20 2023

Sanksi pertama yang kemungkinan diberikan oleh FIFA adalah batalnya gelaran Piala Dunia U-20 tahun depan. Indonesia sendiri dipercaya menjadi tuan rumah pada laga kompetisi tersebut. Namun dengan adanya tragedi Kanjuruhan tersebut, Indonesia yang diagendakan menjadi tuan rumah bisa jadi akan dibatalkan oleh FIFA dengan alasan keamanan. 

Piala Dunia U-20 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei hingga 11 Juli 2022.

Baca Juga: Fantastis! Inilah Rincian Hadiah Piala Dunia Qatar 2022

 

Timnas Indonesia Tak Terancam Tak Ikuti Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20

Sanksi berikutnya yaitu terancamnya Indonesia tak mengikuti Piala Asia 2023 juga Piala Asia U-20. Ancaman ini terdengar sangat menakutkan, pasalnya saat ini Timnas Indonesia sedang ada memiliki level performa terbaiknya untuk beberapa kelompok usia. 

Beberapa pertandingan bahkan sering dimenangkan oleh Timnas Indonesia. Ketidakikutsertaan Indonesia pada Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20 tentunya merugikan para pemain yang saat ini berada dalam performa yang baik. 

Adanya tragedi Kanjuruhan bukanlah hal yang sepele, lebih lagi banyak nyawa yang melayang. Tentunya, FIFA bisa saja membatalkan keikutsertaan Indonesia pada kedua kompetisi tersebut.

 

Klub dari Indonesia Tak Bisa Tampil dalam Kompetisi Piala AFC dan Liga Champions Asia

Baca Juga: Shin Tae-yong Minta Bali Jadi Markas Timnas Indonesia, Iwan Bule: Kami Masih Pertimbangkan

Sanksi berikutnya yang merugikan klub Indonesia adalah dilarangnya Timnas menjadi perwakilan untuk mengikuti kompetisi AFC Cup dan Liga Champions Asia.  Jika hal tersebut sampai terjadi, maka klub Indonesia tak akan bisa menoreh prestasi.

 

Liga 1 2022-2023 Diadakan Tanpa Penonton

Untuk saat ini, Liga 1 Indonesia telah ditunda untuk sementara waktu. Bahkan Arema FC sendiri ikut dikenai sanksi oleh PSSI berupa tidak diperbolehkannya melakukan pertandingan dengan dihadiri penonton. 

Sanksi tersebut bisa jadi bukan hanya akan didapatkan oleh Arema FC, sanksi bisa diberlakukan untuk semua tim. Tentunya hal tersebut bukan hanya memberikan kerugian bagi klub yang bertanding, tapi juga merugikan dari segi finansial.

Itu dia beberapa sanksi yang kemungkinan akan diberikan FIFA kepada Indonesia terkait tragedi Kanjuruhan, Malang. 

Sementara itu, pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia  berharap FIFA tak memberikan sanksi kepada Indonesia. Hal tersebut dikarenakan adanya penundaan surat keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga mengenai Pembekuan PSSI. 

“Kita akan sampaikan ke FIFA, dan mudah mudahan kabar baik yang kita dapatkan,” ungkap  Aristo Pangaribuan selaku Direktur Hukum PSSI pada hari Senin 03 Oktober 2022. Dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id.