Sarankan Pesantren Belajar Bisnis Sambil Bawa-Bawa Nabi Muhammad, Ahok Memohon Maaf: Ribut Lagi Nanti

Sarankan Pesantren Belajar Bisnis Sambil Bawa-Bawa Nabi Muhammad, Ahok Memohon Maaf: Ribut Lagi Nanti

FR
EP
Fitrianna R
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Menurutnya, hal itu memang sangat penting. Terlebih karena saat ini saham memang sedang banyak dibicarakan karena bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah. 

Dalam webinar itu, Ahok juga menyatakan bahwa ia ingin agar pesantren punya kemandirian, seperti pepatah Tiongkok yang mesti punya sumur sendiri.

“Di dalam pemikiran saya, istilahnya pepatah Tiongkok, kita itu mesti punya sumur sendiri, kira-kira gitu. Artinya, kalau kita gunakan bahasa ini di mana kita ada kemandirianlah pesantren,” paparnya. 

Ahok beranggapan bahwa kemandirian pesantren akan sulit jikalau tidak mempunyai sumur sendiri.

Artinya, setiap pesantren harus mempunyai penghasilan sendiri sehingga dapat membiayai berbagai keperluan secara mandiri agar tidak banyak bergantung kepada pihak lain untuk terus diberi. 

Baca Juga

“Nah, itu yang saya lihat selama ini hanya tergantung kepada orang, tapi pesantrennya sendiri tidak mempunyai penghasilan yang tetap, yang mampu membiayai,” kata Ahok. 

“Nah, itu yang kita harus pikirkan bagaimana dia bisa mendapatkan satu sumur sendiri yang sumurnya juga bisa menghidupi masyarakat di sekitarnya. Nah, itu yang ada di pikiran saya,” sambungnya.

Ahok mengakui bahwa ia bukanlah ahli yang mengetahui betul perihal kemandirian perekonomian pesantren. Akan tetapi, ia merasa bahwa salah satu langkah yang bisa ditekuni, yakni dengan pengembangan teknologi.

“Saya kira itu dilakukan sangat baik. Jadi, kita harus memanfaatkan teknologi dan komunikasi, itu saya kira-kira,” pungkas Ahok.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.