Sasar Pelosok Desa, Syamsuddin Karlos Serap Aspirasi Warga Jeneponto

Syamsuddin Karlos
Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi PAN, Syamsuddin Karlos gelar reses serap aspirasi masyarakat

Terkini.id, Jeneponto – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari fraksi PAN, Syamsuddin Karlos, terus menyasar pelosok desa untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Hal itu dilakukan dengan menggelar reses serap aspirasi masyarakat masa sidang II tahun 2019-2020 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan pada 1-8 Februari 2019.

Syamsuddin Karlos yang juga merupakan wakil ketua komisi A DPRD Sulsel telah menggelar reses di beberapa desa di Kabupaten Jeneponto.

“Kemarin kita reses di Desa Barana Kecamatan Bangkala Barat dan Desa Beruangin Kecamatan Bangkala, hari ini, di Desa Bulusibatang dan Lentu Kecamatan Bontoramba,” kata Syamsuddin Karlos kepadaterkini.id, usai resep di Desa Lentu, Minggu, 2 Februari 2020.

Dalam reses tersebut, Syamsuddin Karlos menampung aspirasi masyarakat, seperti reses yang digelar di kantorDesa Lentu Kecamatan Bontoramba Jeneponto, Minggu, 2 Februari 2020.

Pada reses di Desa Lentu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi diantaranya mengenai penyaluran bibit jagung kuning yang tidak sesuai bibit yang dibutuhkan petani, pengerukan saluran irigasi dan permintaan pengadaan air bersih.

Sahiruddin wargaDusun Campagayya, Desa Lentu, menyampaikan keluhan terkait kualitas bibit-bibit jagung kuning dari Dinas Pertanian yang tidak sesuai kebutuhan para petani.

“Selama ini petani menerima bantuan bibit jagung kuning merek Bima dan Pertiwi dari dinas pertanian, padahal yang dibutuhkan petani bibit jagung bisi 2 atau 18, untuk itu kami meminta anggota DPRD Provinsi Sulsel mengawasi pembagian bibit jagung kuning di Jeneponto,” kata Sahiruddin.

Sementara, Tajuddin warga Dusun Sapaya, mengusulkan pengadaan air bersih dan Hamka Nur Ketua BPD Desa Lentu meminta pengadaan sumur dangkal pertanian serta Kepala Desa Lentu, Sirajuddin meminta pengerukan saluran irigasi di Tamanroya.

Dari beberapa aspirasi yang disampaikan warga Desa Lentu, terkait keluhan bibit jagung kuning, Syamsuddin mengaku sudah memanggil Kadis pertanian provinsi.

“Terkait masalah bibit, saya sudah panggil dinas pertanian provinsi, Insya Allah tahun ini sudah tidak bibit jagung merek Bima dan Pertiwi, tahun lalu menurut pihak Dinas Pertanian ada Kabupaten yang dapat Bima dan Pertiwi,” jelas Samsuddin Karlos.

Sedangkan aspirasi yang lain, anggota DPRD Provinsi Sulsel asal Jeneponto itu akan menyampaikan dalam rapat-rapat fraksi dan komisi.

“Insya Allah, saya tidak janji, tapi saya akan berupaya semaksimal mungkin agar aspirasi masyarakat dapat direalisasikan pada tahun 2021,” jelasnya

Pada reses itu, Syamsuddin Karlos mengimbau masyarakat untuk tidak membayar jika mendapat bantuan hand traktor.

“Kalau ada petani yang dapat bantuan hand traktor jangan bayar, bantuan pemerintah itu gratis, jadi saya imbau untuk tidak membayar jika ada kelompok tani dapat bantuan hand traktor, kalau disuruh bayar beritahu saya,” tegas Karlos.

Reses Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di kantor Desa Lentu tersebut dihadiri kepala Desa Lentu Sirajuddin, Kepala desa Bulu Sibatang Faisal Wahidin, dan tokoh masyarakat desa setempat.

Komentar

Rekomendasi

Wow, Anak Bupati Jeneponto Resmi Dilamar dengan Mahar 12,5 Hektar Penuh Nikel dan Puluhan Ternak

Dilaporkan Hilang, Perhiasan Milik Peserta Tes CPNS di Jeneponto Ternyata Tercecer

Lewat Pertandingan Persahabatan Sepak Bola, Bupati Jeneponto dan Konawe Adu Strategi

Kunjungan ke Jeneponto, Wakil Gubernur Sulsel Bahas Ini

Mahasiswa KKN UMI Gandeng Polisi dan Dinkes Jeneponto Gelar Penyuluhan Narkoba

IPSI Jeneponto Raih 12 Medali Turnamen Banyuwangi International Championship I 2020

Lulus Passing Grade SKD CPNS Jangan Senang Dulu, Simak Penjelasan Soal Kriteria ke SKB

Bupati Jeneponto Buka Pekan Panutan Penyampaian SPT

Wakil Bupati Jeneponto Pimpin Upacara HKN

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar