Salah satu anggota tim, Ihsan mengatakan, Koordinator perencanannya adalah Dosen Teknik Mesin Unhas, Nasruddin Aziz.
Setelah diluncurkan, pihaknya siap mengeksekusi pembuatan motor listriknya tahun 2022 mendatang.
“Kita sudah pesan mesinnya dari Cina, nanti akan dirakit sesuai desain yang dibuat,” ucapnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar, Sri Sulistiawati mengatakan, program Tettere bertujuan mengangkat dan memberdayakan Pelaku UMKM.
“Ini bisa membuka segmen baru tenaga kerja di lorong-lorong,” bebernya.
- Pemkot Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
- Wali Kota Makassar Sambut Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Tawarkan Penanaman Pohon Bersama BPS
- Wali Kota Makassar Lepas 2.000 Peserta Kirab Muharram 1448 H, Serukan Persatuan Umat
- Wali Kota Makassar Buka Bedah Buku Biografi Ajoeba Wartabone di Raker LAMAHU se-Indonesia Timur
- Wali Kota Munafri Dampingi Menhaj RI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 17 di Makassar
Menurutnya, program Tettere bisa meningkatkan suplai pangan dan non pangan dari potensial lorong di Kota
makassar.
Prinsipnya, mendekatkan komunitas produksi pangan dan non-pangan kepada masyarakat dari usaha tani (Komuntias Sayuran, Buah, Industri pangan) ke Masyarakat sebagai pelanggan.
“Ini juga mewujudkan transportasi lorong ramah lingkungan,” jelasnya.
Fungsinya yakni mengkoneksikan produk-produk UMKM ke bayers berbasis online. Tettere diklaim akan memudahkan distribusi produk-produk UMKM.
Serta membuka akses pasar dan supply chain lebih efisien, efektif, dan ekonomis. Saat ini, pihaknya masih menggodok Peraturan Wali Kota.
Nantinya, mekanisme dan syarat pemberian motor listrik ditentukan dalam Perwali tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
