Terkini.id, Makassar – Pengamat Pemerintahan dan Tata Kelola Keuangan Negara, Bastian Lubis menilai keterlibatan politisi dalam tim seleksi lelang direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kota Makassar berindikasi adanya kepentingan politik tertentu.
“Kalau melihat latar belakang politisi, sebenarnya tidak cocok. Itu juga terjadi di pemerintah pusat, yang adanya komisaris,” ujar Bastian, Senin, 23 Mei 2022.
Menurut Bastian, bila dikaitkan dengan tahun politik, ada indikasi menempatkan orang itu untuk menggalang dana atau mencari suara untuk partai tertentu.
“Di situlah kita melihat bahwa seorang kepala daerah, keberpihakannya ke mana. Apakah ke rakyat atau ke parpol tertentu,” terangnya.
Meski begitu, Bastian mengimbau agar direksi yang nantinya ditunjuk merupakan orang yang berpengalaman memimpin perusahaan tertentu.
Sehingga, kata dia, bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui BUMD.
“Kalau orang politik, pasti sudah berpihak partai tertentu. Tentu patut dicurigai BUMD itu hanya dijadikan kuda politik saja. Jadi harusnya dipilih yang sudah berpengalamanlah,” katanya.
Rektor Universitas Patria Artha itu mengatakan Danny Pomanto memiliki visi menjadikan Makassar menuju kota dunia. Sehingga segala sesuatu harus dikerjakan secara profesional.
“Apalagi dengan program Makassar menuju kota dunia, harusnya semua sudah harus serba profesional, agar bisa lebih efektif,” katanya
“Jadi misal kalau lelang ini hanya untuk kepentingan kelompok atau partai tertentu, maka apa yang dikatakan Pak Wali tidak sejalan dengan tindakannya,” tuturnya.
Lelang jabatan Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kota Makassar telah dibuka sejak Kamis, 19-23 Mei 2022.
Sebelumnya, Danny Pomanto telah membentuk Panitia seleksi (pansel) dan tim seleksi (timsel) lelang Dewan Pengawas dan Direksi Perumda atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Pansel diketuai oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan SDM (BKPSDM) Andi Siswanta Attas, sekretarisnya Kepala Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Nur Kamarul Zaman.
Sementara untuk Timsel terdiri dari tujuh orang. Beberapa di, antaranya Sekretaris Daerah Makassar M Ansar dari unsur pemerintah sekaligus Ketua Timsel.
Selanjutnya dua perwakilan akademisi, Noer Bachri Noordan dan Tadjuddin Parenta. Lalu, dari unsur NGO anti korupsi ialah Kadir Wokanobun (Direktur ACC).
Dari unsur masyarakat Makbul Halim, dan dari unsur media Mustakim Musma.
Menariknya, meski disebut dari unsur media, namun Mustakim sendiri merupakan politisi dari Partai NasDem Sulsel, yang menjabat Wakil Ketua Bidang Media.
Diketahui kedua tim yang dibentuk punya tugas berbeda. Pansel menyiapkan mekanisme dan tahapan lelang.
Sementara Mustakim yang dimasukkan dalam Timsel, bertugas untuk melaksanakan agenda yang telah dibuat oleh pansel. Misalnya melakukan seleksi kepada para pendaftar lelang BUMD.
Danny Pomanto menyampaikan, syarat bagi para pelamar sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) no 54 Tahun 2017 tentang BUMD. Juga secara khusus tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) terkait Perumda.
Ada syarat khusus bagi Pelamar di Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Air Minum (PDAM), misalnya harus memiliki sertifikat pengelolaan air.
Ia juga menekankan bahwa syarat untuk menjadi dewas dan direksi tak boleh dari kalangan politisi atau terdaftar sebagai anggota partai politik.
“Tidak bisa. Jelas aturannya. Tidak boleh berafiliasi. Kalau dia tidak masuk di pengurus,” tegasnya.
Rekam jejak dari masing-masing pelamar tentu juga menjadi pertimbangan. Apalagi yang sementara ini menjabat sebagai Pj Direksi di enam BUMD milik Pemkot Makassar.
Sejauh ini, kata Danny, enam bulan waktu yang diberikan untuk melakukan perubahan tata kelola, hanya tiga BUMD dianggap berhasil.
Misalnya PDAM, Rumah Potong Hewan, dan Badan Perkreditan Rakyat (BPR).
“Jadi kalau mereka mendaftar belum tentu juga (kembali menjabat), tergantung penilaian pansel, saya tidak mau ikut campur,” jelasnya.
Danny berharap, tahapan lelang ini bisa selesai dalam waktu dua pekan atau akhir Mei mendatang.
“Saya mau Mei ini selesai, dua Minggu. Setelah itu langsung pelantikan,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
