Terkini.id, Jakarta – Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kritiknya kepada pemerintah era Jokowi-Ma’ruf Amin lewat media sosial.
SBY lebih khusus menyoroti masalah penangangan wabah virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 di negeri ini.
SBY yakin masyarakat tidak bakal panik jika merasa pemerintah memang kredibel dalam mengatasi persoalan ini.
“Rakyat akan merasa tenang dan tak akan panik, seperti yang selalu diinginkan oleh pemerintah, apabila rakyat yakin pemerintahnya melakukan langkah-langkah yang benar, tepat dan kredibel,” tulis SBY lewat akun Facebook-nya, Rabu 18 Maret 2020.
SBY menambahkan, rakyat juga bakal tenang jika mereka terus diberikan informasi yang diperlukan dalam menghadapi pandemi ini.
- MAF Polbangtan Kementa Vol. 7 Edisi 25 Dorong Transformasi Pengendalian OPT Modern untuk Produktivitas Pertanian Nasional
- Yayasan AHM Berikan Penghargaan kepada Tiga Bengkel Binaan Berprestasi
- Perkuat Budaya Keselamatan Laboratorium, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Pengelolaan Limbah B3
- New Honda BeAT Tampil Lebih Ekspresif dengan Warna dan Striping Baru
- Hyundai Urip Sumoharjo Hadirkan Promo Menarik New CRETA hingga Akhir Juni, Cashback dan Bunga 0 Persen
Misalnya, apa yang boleh dan harus dilakukan, dan apa yang tak boleh sesuai dengan protokol penanganan virus corona yang berlaku secara internasional.
“Inilah yang disebut guidance dan direction. Masyarakat juga mengharapkan guidance yang diterima dari pemerintah klop satu sama lain. Tidak ada perbedaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata SBY.
Untuk itu, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini mendorong pemerintah untuk melakukan koreksi dan perbaikan atas langkah-langkah awal yang dilakukan.
“Mungkin awalnya terlalu percaya diri (overconfident), menganggap ringan (underestimate), sementara pernyataan sejumlah pejabat saya nilai tidak tepat (misleading). Tapi itu sudah lewat. Yang positif, tindakan pemerintah kini makin nyata,” kata dia.
SBY juga menyinggung soal negara-negara lain yang sudah melakukan lockdown untuk mencegah meluasnya virus corona.
SBY menyebutkan, kebijakan tersebut memang bisa membuat sebagian masyarakat tidak nyaman dan menimbulkan kerugian dari sisi ekonomi.
“Tetapi kebijakan dan tindakan itu harus diambil. Keselamatan dan kelangsungan hidup manusia di atas segalanya,” kata SBY.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.