Sebut Antek Kilafuck, Ferdinand: Merekalah Penyebab Banyaknya Korban Berjatuhan

Sebut Antek Kilafuck, Ferdinand: Merekalah Penyebab Banyaknya Korban Berjatuhan

R
Resty

Penulis

Terkini.id. Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa kelompok “antek kilafuck” adalah pihak yang menyebabkan banyak korban Covid-19 berjatuhan.

Pasalnya, menurut Ferdinand, kelompok tersebut banyak yang tak percaya adanya Covid-19, tidak percaya vaksin, dan tidak mau diatur soal protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, Ferdinand menilai bahwa merekalah yang seharusnya minta maaf atas banyaknya kematian akibat Covid-19.

“Harusnya yang minta maaf itu adalah, orang-orang atau kelompok yang terus memprovokasi seolah covid tdk ada, tidak percaya vaksin, dan tidak mau diatur soal protokol kesehatan,” katanya melalui akun FerdinandHaean3 pada Selasa, 17 Agustus 2021.

“Kaum antek kilafuck paling banyak pelakunya. Merekalah penyebab banyaknya korban berjatuhan,” tambanya.

Baca Juga

Sebelumnya, Ferdinand mempertanyalan orang-orang yang mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tak meminta maaf atas banyaknya warga yang meninggal akibat pandemi.

“Mengapa Jokowi harus ucapkan minta maaf dalam pidato kenegaraannya di hadapan MPR? Dasarnya apa? Tidak perlu sama sekali karena Jokowi dan jajarannya tidak berdiam diri, tapi kerja keras menanggulangi Covid,” katanya.

Ferdinand menambahkan bahwa empati Presiden Jokowi terhadap korban telah ditunjukkan dengan kerja nyata, bukan dengan kata-kata.

Selanjutnya, ia juga menanggapi petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera yang menyayangkan absennya ucapan duka dari Jokowi atas ratusan ribu rakyat yang meninggal akibat Covid-19.

Mardani menilai ucapan duka dalam pidato kenegaraan itu penting mengingat banyaknya masyarakat yang kehilangan baik keluarga, sanak saudara, serta gugurnya para pejuang tenaga kesehatan di tengah pandemi ini.

Namun, Ferdinand menilai bahwa Presiden telah menunjukkan empati dan dukanya setiap hari terhadap korban dalam bentuk kesungguhan kerja supaya tak ada lagi korban jatuh. 

“Jadi tuntutanmu mengada-ada dan justru kalian harus ngaca diri mengapa banyak korban? Karena kalian susah diatur dan cenderung tidak mau diatur untuk taat prokes,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.