Tak Terima Yesus Disebut Radikal, Ferdinand Tantang Benny Harman Debat Terbuka

Tak Terima Yesus Disebut Radikal, Ferdinand Tantang Benny Harman Debat Terbuka

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean menantang Benny K Harman untuk berdebat terbuka soal Yesus sebagai tokoh radikal yang melawan penguasa.

Awalnya, Benny yang merupakan politisi Partai Demokrat mengatakan bahwa Yesus adalah tokoh yang sangat radikal pada zamannya.

Menurut Benny, Yesus melawan kesewenang-wenangan penguasa dan rela dicaci atas perjuangannya itu.

“Yesus itu tokoh sangat radikal di zamannya. Dia melawan tradisi kesewenang-wenangan penguasa yang membelenggu kebebasan umat-Nya. Atas konsistensi sikap-Nya, Ia rela disiksa, didera, dicemeti, dan dipaku di kayu salib hingga wafat. Hari ini kita peringati wafat-Nya itu,” kata @BennyHarmanID pada Jumat, 2 April 2021.

Tak Terima Yesus Disebut Radikal, Ferdinand Tantang Benny Harman Debat Terbuka

Ferdinand yang tidak setuju pun sangat menyayangkan pernyataan Benny. Menurutnya, Yesus tidak melawan penguasa, melainkan tokoh agama untuk meluruskan masyarakat Yahudi yang dinilai sesat.

Baca Juga

“Bang BKH, saya sedih baca cuitan ini. Kalimat ini sama sekali tidak mencerminkan perjalanan hidup Yesus. Dalam hidupnya, Yesus tidak sedang melawan penguasa tapi melawan tokoh agama dan meluruskan masyarakat Yahudi yang dinilai sudah sesat. Makanya atas itulah dia dihukum, bukan karena melawan penguasa,” balasnya pada Sabtu, 3 April 2021.

Oleh sebab itu, Ferdinand berpendapat bahwa tidak tepat jika Yesus disebut radikal karena melawan penguasa.

“Yesus diburu oleh ahli taurat Yahudi karena dianggap melawan taurat dan bertentangan dengan hukum-hukum Yahudi. Yesus tak punya sejarah melawan penguasa saat itu baik penguasa Yahudi maupun Romawi. Jadi sebutan radikal karena melawan penguasa itu salah, tidak ada faktanya,” lanjut Ferdinand.

Tak Terima Yesus Disebut Radikal, Ferdinand Tantang Benny Harman Debat Terbuka

Benny Harman lalu membalas Ferdinand dengan foto mengunggah sebuah buku berjudul ‘Yesus Sang Radikal’ yang ditulis R.T. France.

Benny bahkan menyindir bahwa Ferdinand menjadi ikut dungu.

“Kau kok ikut dungu bung. Baca buku ini, jangan gelap otak dan jiwamu?” kata Benny.

Tak Terima Yesus Disebut Radikal, Ferdinand Tantang Benny Harman Debat Terbuka

Pernyataan Benny lalu dibalas dengan tantangan dari Ferdinand. Ia menantang untuk berdebat secara terbuka mengenai topik terasebut.

Menurut Ferdinand, buku yang dijadikan Benny sebagai referensi adalah buku yang kontroversial.

Terlebih, menurut Ferdinand, buku itu juga tidak menyebutkan bahwa Yesus radikal karena melawan penguasa.

“Buku ini adalah buku kontroversial, terjemahan dari bahasa asing yang isinya adalah pandangan subjektif penulis. Termasuk buku dungu karen mencoba melukiskan sosok Yesus dari sudut lain yang berbeda,” katanya.

Tak Terima Yesus Disebut Radikal, Ferdinand Tantang Benny Harman Debat Terbuka

“Tapi buku ini tak pernah menuliskan Yesua radikal karena melawan penguasa!” tekan Ferdinand.

“Saya tantang kau bang debat terbuka soal ini! Tempat dan waktu saya siapkan. Buku dungu koq dijadikan referensi,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.