Terkini.id, Jakarta – Seorang pengamat politik Ubedilah Badrun mengatakan bahwa citra Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bisa menjadi turun jika tidak segera mengambil langkah untuk meninggalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ubedilah mengatakan bahwa apabila PDIP merasa diuntungkan jika menjauh dari Jokowi, maka hal tersebut akan dilakukan demi meningkatkan kembali nama baiknya.
“Jika jaga jarak ini menguntungkan PDIP maka hal yang mungkin PDIP lakukan akan meninggalkan Jokowi,” ucap Ubedilah dikutip terkini.id dari hopsid, Sabtu, 7 Agustus 2021.
Ubedilah juga mengatakan bahwa saat ini Presiden Jokowi sangat mungkin untuk lengser dari jabatannya.
Hal itu karena Jokowi dinilai mengabaikan perintah UU 6/2018 Pasal 5 dan Pasal 55.
- Nelli Kamal Sebut Rakernas PDI Perjuangan Ajang Konsolidasi dan Membangkitkan Semangat Juang untuk Rakyat
- Rekomendasi Eksternal PDIP Suarakan Reformasi Sistem Politik dan Independensi Penegak Hukum
- PDI Perjuangan Sulsel Siap Gelar Konferda VI dan Konfercab 24 Kabupaten/Kota di Makassar
- Real Count KPU Rilis Sembilan Parpol Lolos ke Senayan
- Mantan Dosen IAIN Alauddin Makassar Prof Hamka Haq Tutup Usia
Ubdedilah juga menjelaskan bahwa PDIP mulai berjaga-jaga dan mengantisipasi terkait kejadian pencopotan presiden tersebut.
“Tentu saja Jokowi berpotensi diberhentikan dari kedudukannya sebagai presiden di tengah jalan,” ungkapnya.
“PDIP nampak semacam jaga-jaga untuk mengantisipasi kemungkinan itu terjadi,” tuturnya.
Ubedilah secara terang-terangan mengatakan bahwa jaga jarak yang dilakukan oleh PDIP ini semata-mata untuk meningkatkan kembali citra dirinya di hadapan publik.
“Karena PDIP nampaknya ingin memberi garis pembatas yang jelas dengan Jokowi. Dengan cara itu PDIP ingin memulihkan citranya yang kini juga makin buruk,” pungkasnya.
Tak hanya menjelaskan tentang citra PDIP akan menurun, ia pun lantas memberikan saran untuk segera meninggalkan Jokowi.
“Jika itu tidak dilakukan PDIP maka kemungkinan peran itu diambil oleh kekuatan oposisi dan PDIP akan mengalami nasib tragis pada konstestasi politik berikutnya,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
