Terkini.id, Jakarta – Pemerhati sosial dan politik, Abdillah Toha menyoroti bahwa susah ada sebagian ustaz yang mulai mengkampanyekan Calon Presiden atau Capres 2024.
Ia pun bertanya-tanya apakah para ustaz tersebut tidak kapok menjadi kuda tunggangan.
“Sebagian ustad sudah mulai kampanyekan capres,” kata Abdillah Toha pada Selasa, 7 Desember 2021.
“Kok tidak kapok jadi kuda tunggangan ya?” sambungnya.
Andillah Toha menyinggung soal dinamika di Pemilihan Presiden sebelumnya, yakni Pilpres 2019.
- Singgung Jokowi Menghadap Megawati, Abdillah Toha: Kepala Negara Menghadap Bos?
- Jokowi Menghadap Megawati, Abdillah Toha: Aneh Kalau Ada Warga Negara Indonesia Tidak Tersinggung
- Zulkifli Hasan Kasih Hadiah Umroh ke Pedagang Minyak Goreng, Pendiri PAN: Ini Saya Kurang Paham
- KPK Pamer Rompi Baru, Pengamat Politik: Jenius, Negeri Lain Tidak Mampu Berpikir Sejauh Itu
- KPK Buat Rompi Biru Untuk Berantas Korupsi, Pendiri PAN: Negeri Lain Tidak Mampu Berpikir Sejauh Itu
Katanya, ketika itu, sebagian ustaz mendoakan dan mendukung Capres yang pada akhirnya kalah.
Setelah kalah, Capres tersebut meninggalkan para ustaz pendukungnya dan bergabung dengan presiden terpilih.
“Di pilpres yll yang didoakan dan didukung tidak terpilih,” kata Abdillah Toha.
“Kemudian setelah pilpres, capres yang didukung tinggalkan ustad-ustad itu dan gabung dengan lawannya. Kasihan agama yang ditarik ke sana ke mari,” tambahnya.
Di kolom komentar, nampak beberapa netizen menyindir bahwa para ustaz itu sebenarnya sedang mencari keuntungan berupa uang saja.
“Ngustadz buat nyari makan, Dusta pun Mereka lakukan,” kata @DRhuki***.
“Ya gak kapok lah. Kan dukung-mendukung ini soal cuan. Dimana ada gula di situ mereka kumpul,” kata @aji_n***.
“Ya karena emang ada duitnya, pak.. Makanya mereka ga kapok,” kata @Rayalmu***.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
