Makassar Terkini
Masuk

Sejumlah OPD di Jeneponto Masih Rendah Realisasi Serapan Anggarannya

Terkini.id, Jeneponto – Memasuki triwulan III tahun 2022, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan tercatat masih rendah realisasi serapan anggaranya.

Realisasi serapan anggaran tahun 2022 itu disampaikan oleh Kepala Dinas Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto, Armawi A. Paki, kepada awak media, Selasa, 9 Agustus 2022.

“sampai sekarang yang terendah  Dinas PU 17 persen, RSUD  19 persen dan  BPKAD 20 persen,”ujar Armawi.

Lebih lanjut Armawi menyampaikan beberapa OPD yang realisasi serapan anggarannya sudah mencapai diatas 50 persen.

“Tertinggi  yakni, Pemerintah Kecamatan  Arungkeke  65 persen, Inspektorat  65 perse  dan Setda 64 persen,” ungkapnya.

Menurut Armawi, rendahnya serapan anggaran di Dinas PU karena pekerjaan fisik yang alokasi dananya dari DAK sementara berjalan dan untuk  RSUD Lanto Daeng Pasewang pada serapan BLUD.

“Sedangkan serapan anggaran di PKAD masih rendah karena sangat tergantung dari realisasi serapan Dana Desa, ADD,”ujarnya.
 
Ia menambahkan, realisasi serapan belanja juga sangat tergantung pada realisasi pendapatan. 

“Jadi kegiatan di masing-masing OPD itu masing-masing ada sumber dananya,”ujarnya.

Sedangkan di bulan Agustus tahun 2022 ini,  tahapan APBD perubahan sudah memasuki tahapan penyampaian rancangan KUA PPAS.

Hal itu diungkapkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Jeneponto dari fraksi PAN, Asdin Basoddin Azis Beta.

Menurutnya, pembahasan rancangan KUA PPAS paling lambat bulan September tahun 2022,” deadline rancangan APBD perubahan paling lambat minggu kedua bulan September 2022.  Rancangan APBD perubahan sudah disepakati bersama oleh DPRD dengan Pemerintah Daerah,”ujar Asdin.