Kejari Gandeng Humas Pemkab Jeneponto Gelar Pelatihan Kehumasan

Pelaksana Tugas Kepala Bagian Humas Pemkab Jeneponto, Mustaufiq memberikan materi pada pelatihan kehumasan Kejari Jeneponto

Terkini.id, Jeneponto – Kejaksaan negeri (Kejari) Jeneponto menggelar pelatihan kehumasan terhadap pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Rabu, 3 Mei 2020.

Dalam melaksanakan pelatihan kehumasan, Kejari Jeneponto menggandeng Humas Pemkab Jeneponto sebagai wujud implementasi sinergitas pencegahan korupsi terintegrasi antara Kejaksaan Negeri Jeneponto dengan Pemerintah Daerah Jeneponto.

Kegiatan pelatihan kehumasan itu dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia pada sektor Kehumasan atau Public Relation (PR).

Kajari Jeneponto, Ramadiyagus dalam sambutannya, mengatakan tujuan utama pelatihan itu untuk meningkatkan kapasitas SDM para personil dan staf lingkup Kejaksaan negeri Jeneponto dalam menyikapi perkembangan informasi teknologi.

“Semoga kegiatan ini dapat lebih meningkatkan SDM jajaran Kejaksaan Negeri Jeneponto,” kata Ramadiyagus.

Menarik untuk Anda:

Ramadiyagus berharap sinergitas antara Kejaksaan Negeri Jeneponto dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam pencegahan korupsi terintegritas.

“Kami harap sinergitas pencegahan korupsi terintegrasi antara Kejaksaan Negeri Jeneponto dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto ini dapat terjalin dengan lebih baik kedepan,”harap Ramadiagus.

Di tempat yang sama Pelaksana Tugas Kepala Bagian Humas Pemkab Jeneponto, Mustaufiq juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas SDM Kehumasan antara Kejaksaan Negeri dan Pemkab Jeneponto.

“Kami harap sinergitas kedua institusi terbangun dengan baik khususnya dalam memerangi berita Hoaks di tengah masyarakat,” tutup Mustaufiq.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

TMMD ke 108 Kodim Jeneponto Rajut Jembatan demi Warga Desa Bontorappo

Terduga Pelaku Pengambil Paksa Jenazah Covid-19 Ditangkap, Terancam 7 Tahun Penjara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar