Terkini.id, Jeneponto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, melalui Dinas Sosial Jeneponto memberikan bantuan kepada korban gempa bumi Mamuju dan Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang mengungsi di Kabupaten Jeneponto terpatnya di Desa Camba-Camba, Kecamatan Batang, Selasa, 19 Januari 2021.
Bantuan itu diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, Nirmala Syuaib yang didampingi Sekretaris Dinsos, Kabid Humas dan beberapa jajaran Dinas Sosial Pemkab Jeneponto.
“Ada 51 orang korban Gempa Sulbar yang mengungsi di Desa Camba-Camba Kecamatan Batang Jeneponto, 29 perempuan dan 22 laki-laki, 51 orang itu merupakan anggota keluarga dari 14 KK, dari 51 orang itu 14 diantaranya anak-anak,” kata Kadinsos Jeneponto, Nirmawa Syuaib.
Bantuan yang diserahkan oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Kepala Dinas Sosial, Nirmawa Syuaib, yakni berupa Sembako dan pakaian.
Sebelumnya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Camba-Camba bersama Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Jeneponto merespons cepat informasi untuk mendata warga Mamuju yang mengungsi di Desa Camba-Camba, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.
- Atasi Stunting, Wakil Bupati Sidrap Tekankan Orang Tua Selektif dan Perhatikan Asupan Gizi Anak
- Temukan Ayam Tak Segar dan Masakan Kurang Matang, Andi Nirawati Minta Prosedur MBG Diperketat
- Rumah Quran di Maros Besarkan Bayi Selama 8 Bulan, Bantah Tudingan Menahan Anak Orang
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
“Setelah kami mendapat informasi, kami langsung berkoordinasi dengan KPI Cabang Jeneponto untuk turun mendata pengungsi dari Mamuju, 14 KK, jumlah anggota keluarga sebanyak 51 orang,” kata Ketua BPD Desa Camba-Camba, Ramlawati.
Ramlawati mengatakan, para pengungsi akan diperiksa kesehatannya oleh pihak Dinas Kesehatan.
“Alhamdulillah dilihat dari kondisi tubuhnya terpantau dalam kondisi sehat walafiat, namun kami sementara koordinasi dengan pihak Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan kepada pengungsi untuk memastikan kondisi kesehatannya,” tutup Ramlawati.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
