Terkini.id — Sejumlah usulan Anggota DPRD Sulsel pada pembahasan Rancangan Kerja Anggaran (RKA) 2019 lalu.
Ternyata tidak terakomodir dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Alhasil anggota dewan pun kecewa terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, karena program yang diusulkannya tidak dapat terealisasi pada tahun ini.
Padahal mereka telah menjanji ke masyarakat bahwa program yang diusulkan tersebut akan terealisasi.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Irwandi Natsir menjelaskan, program usulan DPRD yang tidak masuk dalam DPA tersebut, dikarenakan adanya adanya kesalahan teknis.
“Ternyata ada beberapa kesalahan teknis dari dinas terkait, baik dari segi perencanaan maupun kewenangan,” ungkap Irwandi Natsir, ditemui usai mengikuti rapat DPA di Komisi D, Rabu 20 Februari 2019.
- 4 Bulan Merugi, Peternak Ayam Bagikan Telur Gratis di DPRD Sulsel
- DPRD Sulsel Usulkan Kenaikan Pajak BBNKB dan Pajak BBM Non-Subsidi
- DPRD Sulsel Bahas Dua Ranperda Strategis untuk Genjot Kemandirian Fiskal dan Optimalisasi BUMD
- Hadiri Reses di Pasar Terong, Cicu Berjanji Koordinasi Soal Kanal Panampu Tanpa Pagar Pengaman
- Raport Merah APBD 2025: DPRD Sulsel Temukan SiLPA Rp208 Miliar, Desak Evaluasi Total OPD
Irwandi menjelaskan, beberapa usulan dewan seperti pembangunan SMA yang diusulkan ke Dinas Pendidikan Sulsel, tidak dapat terealisasi, dikarenakan belum ada perencanaan dan DID.
Begitu juga pembangunan jalan dan drainase yang ternyata bukan kewenangan Pemprov Sulsel.
“Sehingga dinas terkait tidak berani menganggarkan usulan anggota DPRD. Jadi teman-teman di DPRD harus kembali menjelaskan ke masyarakat tentang hal itu, karena sudah terlanjur menjanji ke masyarakat,” pungkas Politisi PAN Sulsel ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.