Terkini.id, Medan – Usai meninggal gegara aksinya meledakkan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, jasad pelaku Rabbial Muslim Nasution yang hendak dimakamkan di TPU Sei Silambung Medan mendapat penolakan dari sekelompok warga.
Penolakan tersebut diungkapkan warga yang mengatasnamakan dirinya Masyarakat Kota Medan, Senin, 18 November 2019.
Aksi penolakan mereka sempat diprotes oleh warga setempat hingga nyaris terjadi ketegangan. Warga sekitar menolak kedatangan mereka.
“Kami menolak dikebumikannya pelaku teror bom bunuh diri di Kota Medan,” kata koordinator aksi, Dedi Harvi Syahari, seperti dilansir dari Detik, Senin, 18 November 2019.
Kendati ditolak oleh sekelompok massa, liang kubur untuk Rabbial tetap digali di TPU Sei Sikambang sejak beberapa hari lalu.
- Bobby Nasution Komunikasi ke PDIP Terkait Pilgub Sumut
- Komisioner Bawaslu Terjerat 0TT
- Mahfud MD Minta Tiga Oknum Polisi yang Tertangkap Mencuri Sepeda Motor Agar Dipecat
- Menag Yaqut Copot Rektor UIN Sumut, Prof Syahrin dari Jabatannya
- Umumkan Sayembara Setelah Kehilangan Sepeda Motor di Medan, Babe Cabita: Aku Kasih 15 Juta Sebagai Hadiah
“Sudah kita gali sejak hari Kamis, 14 November 2018, lalu. Namun, hingga hari ini, jenazahnya belum tiba,” kata salah seorang penggali kuburan di TPU Sei Sikambing, Misdi.
Hingga saat ini, kata Misdi, belum ada kepastian kapan pemakaman Rabbial dilaksanakan.
Misdi hanya bisa memastikan tidak akan ada penolakan pemakaman pelaku bom Medan dari warga setempat.
“Kita tak akan menolak, siapa pun orangnya kita perbolehkan dikuburkan di TPU ini,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
