Terkini.id, Makassar – Sekolah Islam Athirah Makassar memperingati Nuzululqur’an, turunnya Al-Qur’an pertama kali Kepada Nabi Muhammad Saw pada 17 Ramadan.
“Mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA, tiap unit beda-beda bacaannya,” ucap Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido, Mas Aman Uppi, Selasa, 19 April 2022.
Sebanyak 1.035 siswa dilibatkan untuk membaca Al-Qur’an hingga khatam. Mereka secara bersama-sama melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang berlangsung mulai pukul 08.00 Wita Hingga selesai.
Para siswa tampak antusias dan bersemangat kendati dalam keadaan sedang menjalankan ibadah puasa. Begitu pun dengan guru dan karyawan yang berjumlah 222 orang.
“Ini bagian dari pembelajaran dan edukasi untuk anak kita. Bagaimana lebih mencintai Al-Qur’an, lebih sering membaca Al-Qur’an dan bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
- Sekolah Islam Athirah Jadi Sekolah Pertama di Sulsel Raih Sertifikat Zona Khas Halal
- Ratusan Guru Berkumpul dalam Temu Pendidik Nusantara XII Kota Makassar di Sekolah Islam Athirah
- Temu Pendidik Nusantara Raih Nominasi UNESCO Hamdan Prize For Teacher Development 2024 di Paris
- Ada Kelas Transformasi Digital Bersama Google, Temu Pendidik Nusantara XI Terapkan Pemanfaatan AI
- TPN XI Komunitas Guru Belajar Nusantara Makassar di Sekolah Islam Athirah, Para Speaker Ikuti Coaching Penulisan Praktik Baik
Mas Aman mengatakan pihaknya memperingati Nuzululqur’an tiap tahun, semua guru, siswa, dan karyawan selalu dilibatkan.
“Bacaannya dibagi-bagi dan dipandu sama guru sampai khatam. Jadi setiap siswa beda-beda bacaannya,” ungkapnya.
Peringatan Nuzululqur’an, kata dia, merupakan upaya untuk mendekatkan siswa ke Al-Qur’an sambil mengenang sejarah turunnya pada 17 Ramadan.
Nuzulul quran menjadi salah satu peristiwa penting bagi umat Islam di dunia. Arti dari Nuzululqur’an adalah peristiwa turunnya Alquran dalam menyempurnakan ajaran Islam sebagai petunjuk umat manusia.
Alquran pertama kali diturunkan saat Rasulullah SAW berada di Gua Hira pada tahun 610 M. Saat itu Nabi Muhammad SAW sedang menyepi untuk menenangkan hati.
Pada saat yang bersamaan Allah SWT meminta Malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyuNya kepada Rasulullah. Malaikat Jibril membawa ayat yang pertama kali diturunkan, surat Al-Alaq yang berisikan 5 ayat.
Malaikat Jibril meminta Nabi Muhammad SAW untuk membaca surat tersebut. Namun, Rasulullah bergeming dan mengatakan bahwa dirinya tidak bisa membaca surat tersebut.
Maka dari itu, Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk membaca melalui surat Al-Alaq.
Setelah tahap pertama ini, Alquran turun secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun. Setiap ayat yang diturunkan oleh Allah SWT menyesuaikan dengan keadaan sosial, keagamaan, kisah-kisah para Nabi terdahulu hingga hikmah, di masa nabi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
