Selain Hina Jokowi, Pria Ini Juga Kedapatan Simpan Video Mesum

Mesum
Video mesum. (Foto: Ilustrasi)

Terkini.id, Jakarta – Tersangka penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ali Baharsyah, tak hanya dijerat pasal tentang ujaran kebencian dan SARA. Polisi juga menjerat pelaku dengan pasal tentang Pornografi.

Hal itu lantaran dari tangan pelaku, ditemukan file video mesum yang mengandung unsur Pornografi.

“Ditemukan beberapafile yang dari hasil forensik digital tentang video-video yang mengandung unsur pornografi,” kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Himawan Bayu Aji, seperti dilansir dari Detik, Senin, 6 April 2020.

Ali Baharsyah, kata Kombes Himawan, dijerat Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tentang ujaran kebencian dan SARA.

Selain itu, lanjut Himawan, pelaku juga dijerat Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa.

Menarik untuk Anda:

Pihaknya juga menyebutkan bahwa penyidik memberlakukan pasal berlapis kepada Ali terkait pornografi.

“Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE, pasal penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Kemudian juga Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa. Kemudian juga yang bersangkutan kita tambahkan pasal berlapis terkait Undang-Undang Pornografi,” ujar Himawan.

Saat ini, kata Himawan, Ali Baharsyah berstatus sebagai tahanan Bareskrim Polri.

“Tersangka ditahan di Bareskrim Polri,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ali Baharsyah dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Bareskrim Polri pada Rabu, 1 April 2020, lalu.

Ia dilaporkan atas tuduhan penyebaran ujaran kebencian dan hoax soal kebijakan darurat sipil dalam penanganan virus Coona (Covid-19).

Terkait laporan tersebut, pihak Bareskrim Polri akhirnya menindaklanjuti laporan itu dengan menangkap Ali Baharsyah pada Sabtu, 4 April 2020.

Adapun video Ali Baharsyah yang beredar viral di media sosial terkait penghinaan terhadap Jokowi diberi teks #Go Block Dah.

Berikut pernyataan Ali Baharsyah dalam videonya itu:

Woi, tanya dong Itu presiden sipaa sih? G****k banget dah. Ini ada virus, darurat kesehatan, kok yang diterapin malah kebijakan darurat sipil? emang ada perang? Ada kerusuhan, ada pemberontakan? Heran deh, orang g* kok bisa jadi presiden. Emang nggak ada yang lebih pinter lagi apa? Kita kan punya undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantina kesehatan kenapa itu nggak dipake, wong dia sendiri yang tanda tangan. Itu buat ngarantina orang apa ngarantina monyet, ngarantina cebong? G***** banget dah.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kisah Haru Dokter Cantik Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19

Abu Janda Sebut Dirinya Tak Ditangkap Karena Dibeking Allah SWT

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar