Terkini.id, Bulukumba — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Isnayani SH bersilaturrahim ke TKA/TPA Al – Mawaddah Kampung Baru, Desa Bontomacinna Kec. Gantarang Kab. Bulukumba. Selasa, 04 November 2020.
Kedatangannya disambut meriah oleh puluhan orang tua santri.
Pembina utama TKA/TPA Al – Mawaddah, Nurhana sangat bersyukur didatangi oleh anggota DPRD Sulsel.
“Mewakili Pembina dan orang tua/wali santri merasa sangat bersyukur karena telah didatangi oleh Ibu Dewan (Isnayani, red) di lembaga kami ini,” ucap Nurhana.
“Ini TPA ku sudah 17 tahun berdiri, barusannya ada pejabat yang datang di lembaga kami, ini pertama kalinya, luar biasa sekali,” haru Nurhana yang kerap disapa Nana ini.

- Wali Kota Makassar Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
- PSM Makassar Sumbang Satu Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
- Aksi Mangrove Lestari, Kalla Translog Komitmen Mendukung Keberlanjutan Lingkungan
- PLN UID Sulselrabar Dukung Program Reforma Agraria BPN melalui Pendampingan UMKM di Majene
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Pilihan Layanan
Pada silaturahim anggota dewan provinsi ini ia juga menyerahkan bantuan sarana pendidikan berupa, 1 buah lemari kaca, iqra juz amma dan alat tulis menulis lainnya kepada 37 orang santri aktif.
Dihadapan orang tua/wali santri Isnayani mengatakan, janganki’ liatki besarnya apa yang bisa kami bantukanki’ tapi ini merupakan perhatian dan keikhlasan kami, istilahnya walaupun sedikit tapi yang jelas bisa membantu.
“Semoga TKA/TPA ini kedepan semakin melahirkan santri-santri yang berkwalitas, menjadi anak shaleh-shalehah, kelak mengabdi kepada orang tua, bangsa dan Negara,” harap Isnayani.
Selain itu, ia juga berpesan kepada para orang tua kalau harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman dalam mendidik anak-anak karena anak-anak sekarang itu mereka yang ajariki orang tuanya.
Menurutnya, baru 1 kita bilang mereka sudah puluhanmi nabilang, begitumi anak-anak sekarang.
Lebih lanjut ia mengatakan, anak-anak sekarang juga lebih napeduliki HP nya seperti main game daripada pelajarannya di sekolah atau di tempat mengajinya.
“Nah, ini tambahan PR bagi orang tua karena ini termasuk menghambat prestasi anak kita kedepan,” tegasnya.
Kesempatan tersebut juga Isnayani memotivasi orang tua/wali yang tergabung pada majelis taklim bahwa jangan hanya 1 program kerja saja yang terlaksana dari waktu ke waktu, yaitu qasida atau menyanyi.
Tapi lebih lanjut Legislator PKS ini menjelaskan bahwa jadikan majelis taklim juga sebagai wadah untuk mengembangkan kreatif para kaum ibu-ibu, apalagi kalau ada usaha yang bernilai ekonomis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
