Terkini, Makassar – Koalisi Jurnalis Peduli Penyiaran (KJPP) menggelar aksi damai melakukan di depan Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Somoharjo Kota Makassar, Rabu 22 Mei 2024.
Ratusan massa berasal dari berbagai organisasi profesi pers. Mereka menolak hasil rekrutmen komisioner di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Sulawesi Selatan periode 2024-2027. Hasil rekrutmen itu dinilai cukup bermasalah.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulsel, Andi Mohammad Sardi mengungkapkan, salah satu yang dipersoalkan yaitu, komisioner yang lolos tidak memiliki latar belakang penyiaran.
Selain itu, Fit and proper tes dan pemilihan yang dilaksanakan oleh Komisi A DPRD Sulsel, digelar secara tertutup dan tidak dapat diliput oleh media.
Olehnya itu, KJPP menyatakan sikap menolak hasil seleksi komisioner terpilih Komisi penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Selatan (KPID) Sulsel.
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Gelar Aksi Ujuk Rasa, NasDem Sulsel Tolak Narasi Pemberitaan yang Dinilai Menyesatkan
- Macawa Fest 2026 Tawarkan Pengalaman Event Berstandar Global
- Syuting di Makassar, "Akal Imitasi" Tampilkan Kritik terhadap Teknologi Pendidikan
- Santomo Hadirkan Layanan GoMolis, Solusi Motor Listrik untuk Ojol di Makassar dan Surabaya
Meminta Komisi A DPRD Sulsel, melakukan Fit and Proper Tes atau uji kelayakan dan kepatutan kepada 21 peserta secara terbuka dan disiarkan langsung ke publik. Melibatkan semua pihak termasuk organisasi jurnalis serta publik. Serta meminta kepada semua pihak untuk mengawal uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi A DPRD Sulsel.
“Kami juga sudah melayangkan surat ke DPRD Sulsel agar kami diberikan kesempatan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP),” kata Sardi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif ketika menerima aspirasi KJPP menjelaskan, hasil seleksi komisioner KPID Sulsel belum sepenuhnya menjadi keputusan DPRD, sebab hasil tersebut masih berproses di Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel.
Sejumlah nama-nama yang beredar, kata Syahar sapaan akrab Syaharuddin Alrif mengaku keputusan tersebut baru menjadi hasil keputusan Komisi A DPRD Sulsel.
“Bahkan sampai hari ini Ketua DPRD Sulsel belum menindaklanjuti hasil seleksi komisioner KPID Sulsel dari Komisi A, karena hasilnya ini masih berproses di BK,” kata Syaharuddin Alrif.
Ia menambahkan dirinya masih memberikan kesempatan kepada BK DPRD Sulsel untuk melaporkan kepimpinan apabila laporan BK menemukan adanya kekeliruan, maka akan ditinjau ulang.
“Jadi kami kasih kesempatan kepada BK DPRD Sulsel setelah BK melaporkan ke pimpinan kalau BK mengatakan salah maka ditinjau kembali, kita memberikan kesempatan putra putri terbaik sulsel untuk menjadi KPID dan KI,” pungkasnya.
Syahar berjanji akan memfasilitasi rapat dengar pendapat antara KJPP bersama Komisi A untuk membahas proses seleksi KPID.
“Paling lambat Minggu depan kita akan RDP dengan Komisi A sebagai tindak lanjut atas aspirasi teman-teman jurnalis. Saya sendiri yang akan memimpin rapat tersebut,” ujar Syahar sapaan Syaharuddin Alrif.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
