Selamat! SMPN 29 Makassar Raih Akreditasi A

SMPN 29 Makassar

Terkini.id,Makassar – Sekolah Menengah Pertama Negeri 29 Makassar (SMPN) mendapat akreditasi A (unggul) dengan nilai 91. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) ke awak media saat disambangi di ruang kerjanya, Jumat 2 Agustus 2019.

Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan Sertifikat Akreditasi A SMPN 29 karena telah memenuhi delapan standar yang telah dilaksanakan, yaitu standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan.

Menurut Kepsek SMPN 29 Makassar, Abdu Latif bercerita proses bersama jajarannya untuk mendapatkan Akreditasi A. Sejak tahun 2016 saat menjabat Kepsek di SMPN 29 masih menganut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) kurikulum 2006. Nanti tahun 2018 bertepatan ada upgreat dari Badan Akreditasi Nasional setiap 5 tahun, maka kami mengikuti delapan standar itu.

“Untuk mencapai itu, segenap managemen sekolah, mulai dari kepala sekolah, wakil kepsek , wali kelas, guru mata pelajaran, bujang sekolah, satpam kita libatkan untuk memperbaiki semua. delapan standar sebagai persyaratan. Dari hasil penilaian tim akreditasi hasilnya mendapatkan akreditasi A dengan nilai 91.”ungkap Latif yang pernah mejabat Wakil Kepsek SMPN 34 Sudiang Makassar.

Latif menambahkan, Predikat Akreditasi A pertamakali dipakai alumni siswa lulusan tahun 2019 ini.  Hal ini memudahkan siswa untuk melanjutkan ke jenjang SMK Negeri khususnya yang mepersyaratkan asal sekolah yang punya akreditasi A. Dengan sertifikat yang dimiliki sekolahnya, legalitasnya dapat diakses online. Sertifikat itu memakai barkot, tanpa tanda tangan pejabat.

Di akhir percakapan Abdul Latif berharap kedepannya agar  SMPN 29 minimal bertahan capaian akreditasi A, jangan sampai turun lagi ke B. Menyadari kondisi fisik sekolah yang terbilang tidak terlalu luas.

”Andaikan area sekolah cukup luas tentu kita ingin melengkapi fasilitas lainnya agar lebih mengoptimalkan area yang ada,”pungkas Abdul Latif.

Berita Terkait
Komentar
Terkini