Selegram Lia Lestari: Kelompok Anti Pemerintah Dipelihara dengan Isu Apapun sebagai Kompornya

Selegram Lia Lestari: Kelompok Anti Pemerintah Dipelihara dengan Isu Apapun sebagai Kompornya

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Selegram Lia Lestari: kelompok anti pemerintah dipelihara dengan isu apapun sebagai kompornya. Youtuber cantik sekaligus selegram, Lia Lestari memposting tulisan bernada tegas di akun Instagramnya, @Lia_Lestari29, Senin 26 Juli 2021.

Wanita muda yang terkenal dengan konten-kontennya tentang konspirasi, geopolitik, dan sejarah di kanal Youtube, Lia Lestari’s Journey ini, mengungkapkan keresahan hatinya terkait masifnya kelompok-kelompok anti pemerintah yang sering memperkeruh suasana di situasi pandemi Covid-19.

Dalam beberapa postingannya yang Ialu di Instagramnya juga, ia pernah curhat terkait serangan terhadap pribadinya melalui pesan di akun media sosialnya.

Selegram Lia Lestari: Kelompok Anti Pemerintah Dipelihara dengan Isu Apapun sebagai Kompornya
Lia Lestari. (Instagram/lia_lestari29)

Berikut tulisan Lia Lestari yang diposting pada Senin 26 Juli 2021, yang mendapat 1.488 like dan dikomentari 75 netizen:

Masih ada aja yang ngamuk-ngamuk sama saya, kenapa saya bikin konten konspirasi tapi kok enggak mau melawan pemerintah. Ahahaha… So funny. Justru semakin menguatkan dugaan kalau kelompok-kelompok model beginian memang sengaja dipelihara untuk melawan pemerintah.

Baca Juga

Saya belajar konspirasi tidak hanya sekecil kamu, yang cuma dapat dari postingan anu, video anu, terus ditelan mentah-mentah sebagai kebenaran.

Saya baca banyak buku tentang perang, geopolitik, agama, dan sejarah. Sampai kamar saya jadi perpustakaan mini selama pandemi ini. Saya juga baca jurnal dan profil-profil para ilmuwan / whistle blower yang mengungkap konspirasi. Dari situ saya mulai tahulah bagaimana politik dunia ini bekerja.

Selegram Lia Lestari: Kelompok Anti Pemerintah Dipelihara dengan Isu Apapun sebagai Kompornya
Youtube Lia Lestari’s Journey. (Tangkapan layar Youtube)

Kelompok-kelompok anti pemerintah ini memang dipelihara, dengan isu apapun sebagai kompornya. Mereka memang sengaja “diadakan” untuk menggoyang pemerintahan yang ga tunduk pada maunya pebisnis global. Mereka ini minim literasi, dan kalau di negara agama, diambil dari kelompok yang mabok agama. Kalau di negara maju kayak Prancis, AS, dan Australia diambil dari kelompok pengangguran.

Mereka ini punya tipikal yang sama. Cepat marah dan mudah tertrigger. Dikit2 pengen rusuh. Mereka inilah kelompok2 yang sering diturunkan ke jalan untuk mendemo pemerintah. Aspirasi mereka bukan aspirasi murni. Tapi sudah hasil provokasi.

Makanya kalau kalian berharap saya akan berada di garis kalian menyerang dan menjatuhkan @jokowi … TIDAK AKAN.

Karena saya tahu AGENDA mereka dan saya mau selamatkan negeri ini dari kongkalikong. Sudah cukup th 2017 dengan kejatuhan AHOK kita belajar. Jangan sampe terulang lagi.

Makian buzzer pasti datang dari mereka yang frustasi. Saya bukan pendukung fanatik Jokowi. Kenapa jarang kritik beliau? Karena memang selama ini kerjanya cenderung bagus kok.

Udah deh, bapaknya sedang membangun pondasi untuk Indonesia maju. Menuju Indonesia Emas 2045. Menuju Kebangkitan Nusantara. Mengganggu orang2 yg sedang mempersiapkan Kebangkitan Nusantara sama aja kayak melawan hukum alam. Sudah waktunya.

Dulu Indonesia dijajah mulu, kalah sama asing mulu. Sekarang dibalik. Hasilnya baru bisa kita petik di tahun 2035 ke atas. Ingat Cakra Manggilingan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.