Senator DPD RI Minta Gubernur Sulsel Perketat Pengawasan Orang Pulang Dari Malaysia

Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ajiep Padindang. /Nasruddin

Terkini.id — Senator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI Dapil Sulsel, Ajiep Padindang meminta Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk memperketat pintu masuk ke Sulsel. 

Menurutnya, yang paling urgen untuk diawasi dan diperketat adalah jalur pulang Orang-Orang Sulsel dari Malaysia. 

“Para perantau atau keluarganya yang sering ke Malaysia harus diperketat dan bahkan jika perlu ditutup pintu masuknya ke Sulsel,” tegas Ajiep melalui siaran pers rilis, Rabu 25 Maret 2020. 

Untuk itu Senator yang sudah memasuki masa kerja dua periode itu, telah mengirim surat kepada Gubernur Sulsel, baik secara langsung diantar stafnya ke kantor gubernur pada Selasa 23 Maret 2020.

Ajiep Padindang meminta kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Tim Penanganan Covid 19 Sulsel, agar :

1. Meminta Gubernur untuk menginstruksikan Para bupati/walikota yang daerahnya menjadi pintu masuk perantau dan keluarganya, memperketat pengawasan dan pemantauan mereka yang terlanjur sudah berada dikampung halamannya seperti Bone, Sinjai, dllnya. 

2. Melaksanakan pengawasan secara ketat, bahkan jika perlu membuat POSKO pada perbatasan antar daerah, khususnya perbatasan Provinsi SUlTRA di Watampone dan Wajo, serta Kabupaten Pinrang untuk perbatasan Provinsi Sulbar dan Kabupaten Luwu Utara untuk perbatasan dengan Sulteng dan Sultra.

3. Mengharapkan Gubernur Sulsel untuk meminta kepada petugas Imigrasi melaksanakan pengawasan dengan ketat bahkan pencekalan untuk mereka yang datang dari Malaysia melalui Jalur Tawau, Nunukan, Balikpapan masuk Pare-Pare atau Barru. Kepada mereka yang terlanjur masuk agar diisolasi sesuai standar penanganan Virus Corona yang berlaku. 

4. Mengajukan permintaan bantuan anggaran dan peralatan kesehatan kepada Pemerintah Pusat, mengingat banyaknya informasi akan kurangnya Alat Pelindung Diri (APD) dan Peralatan serta obat2an di RSUD pelaksana rujukan. Sekaligus mengajukan permintaan anggaran ( Bantuan Keuangan), sebab sesuai janji Menteri Keuangan RI, akan membantu anggaran daerah dalam penanganan COVID 19.

Berbagai hal yang dikemukakan di atas, menurut Ajiep Padindang, merupakan hasil pemantauan awal dan secara berkala akan terus memberikan informasi kepada Pemerintah daerah dan kepada Pimpinan DPD RI untuk diteruskan kepada Pemerintah Pusat. 

“Kami buat laporan ke Jakarta setiap saat, “ kata mantan Anggota DPRD Sulsel empat periode tersebut. 

Ajiep Padindang mempunyai jaringan informasi melalui @JIP Community yang anggotanya tersebar di seluruh kabupaten bahkan sebagian besar kecamatan dan juga desa di Sulsel. 

Selain itu, ia juga mengapresiasi penanganan corvid-19 di Sulsel, sudah berjalan baik. 

Sinerji antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sudah Nampak, walau koordinasi masih harus ditingkatkan antar OPD provinsi dan kabupaten/kota, khususnya dengan RSU Rujukan Pelayanan Virus Corona. 

“Upaya Gubernur yang tanggap dan cepat mengambil langkah untuk penanganan CORVID 19, sudah baik,” ujar Ajiep Padindang.

Himbauan, ajakan bahkan permintaan untuk melaksanakan gerakan pengaturan jarak sosial atau social distancing memang mendapat banyak tantangan. 

Namun gerakan itu sudah lumayan, untuk ukuran perkotaan seperti di Makassar dan ibu kota kabupaten.

Komentar

Rekomendasi

42 Orang Positif Covid-19 di Makassar, Tim Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tetap di Rumah

Gubernur Ajak Organisasi Sosial dan PTS Ikut Serta Penanganan Covid-19

Empat Pasien Covid-19 di Sulsel Dinyatakan Sembuh, Satu Orang Meninggal Hari Ini

Wakil Ketua DPRD Sulsel Ini Bagi Hand Sanitizer dan Vitamin

Gubernur Sulsel Sebut Tiga Orang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh, 8 PDP

Gubernur Sulsel Akan Berlakukan Isolasi Tingkat RT/RW dan Kelurahan

Pasien PDP Asal Gowa yang Meninggal Dunia Negatif Covid-19

PSMTI Bantu 1000 Paket, Atasi Dampak Sosial Wabah Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar