Terkini.id, Jakarta – Anggota DPR RI Fadli Zon menyentil aparat yang diduga menjual senjata kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.
Fadli Zon menilai aparat perlu menyelidiki pihak yang menjual senjata ke teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.
Politisi itu menegaskan bahwa kekerasan bersenjata di Bumi Cendrawasih tak akan berakhir selama akarnya tak dibasmi.
“Sebaiknya berbenah diri, berkaca, yang jual-jual senjata ke separatis/teroris siapa sehingga mereka jadi kelompok bersenjata,” cuitnya lewat akun Twitter @fadlizon, dilansir Jitunews, Minggu, 31 Oktober 2021.
“Kalau tak ada jual beli senjata, mungkin jadinya KKBR (Kelompok Kriminal Bambu Runcing),” tandasnya.
- BKSAP DPR Serukan Dunia Usir Israel dari Wilayah Palestina
- DPR RI Suarakan Isu Palestina di Forum Internasional
- Israel Serang RS Indonesia di Gaza, Fadli Zon: Tanda Nyatakan Perang terhadap Indonesia
- BKSAP DPR Ingatkan Krisis Gaza di Forum Parlemen G20
- BKSAP Soroti Respon Barat Cenderung Berpihak ke Israel: Harusnya Bersikap Adil dan Netral
Ia pun meminta kepada pemerintah agar sebaiknya fokus pada pemasok senjata para teroris terlebih dahulu.
“Ini saja (penjual senjata -red) urus dulu,” papar Fadli Zon.
Diketahui sebelumnya, Satgas Operasi Nemangkawi menangkap dua orang anggota polisi diduga melakukan transaksi penjualan amunisi kepada teroris KKB di wilayah Kabupaten Nabire, Papua.
Adapun inisial polisi yang ditangkap yaitu JPO dan AS. Diketahui, JPO berdinas di Polres Nabire dan AS merupakan anggota di Polres Yapen.
Saat proses penangkapan, tidak ditemukan barang bukti lantaran amunisi tersebut sudah dijual sehingga penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap oknum yang bersangkutan.
“Keduanya terindikasi sudah menjual amunisi tersebut ke kelompok kriminal bersenjata (KKB),” ujar Direskrimum Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Faizal Rahmadani, dilansir Pikiran Rakyat.
“Namun ke kelompok mana itu yang sedang didalami,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
