Makassar Terkini
Masuk

Sentil Ketua Umum PBNU, Putri Gus Dur: Soekarno dan Soeharto Lebih Dekat Dengan Muhammadiyah

Terkini.id, Jakarta – Putri mendiang Almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid memberikan sentilan menohok atas pernyataan yang disampaikan Ketum PBNU Said Aqil.

Seperti yang telah diwartakan oleh terkini.id, Said Aqil menyebut bahwa jabatan agama yang berperan harus dipegang oleh NU.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Said Aqil dalam acara pelantikan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Tegal pada 16 Oktober 2021.

Menanggapi hal tersebut, Yenny Wahid mengatakan bahwa dalam sejarah Pemerintahan Indonesia justru NU hanya berkuasa secara singkat justru Muhammadiyah yang paling lama.

Pernyataan ini disampaikan oleh Yenny dalam video wawancara yang diunggah pada kanal Youtube Karni Ilyas Club pada hari Rabu 27 Oktober 2021.

“Kalau kita bicara soal kepemimpinan orang NU sebetulnya NU hanya memimpin 20 bulan. Sisanya selalu Muhammadiyah,” ujar Yenny Wahid.

“Bung Karno afiliasinya selalu Muhammadiyah. Apalagi Pak Harto justru pada zaman beliau NU tidak mendapatkan peran sama sekali. Tapi kita lihat sendiri perjalanan bangsa kita baik-baik saja,” tuturnya.

Sebelumnya, Yenny Wahid menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Said Aqil muncul karena subjektivitas terhadap kelompoknya. Namun, putri kedua Almarhum Gus Dur tersebut mengingatkan bahwa pernyataan seperti itu sebaiknya dipikirkan terlebih dahulu sebelum diucapkan ke publik.

“Tentu semua orang punya subjektivitas. Kalau kelompok saya yang megang suatu posisi pasti sudah (dianggap) paling benar,” ujarnya.

“Apakah pernyataan ini boleh diungkapkan ke publik? Nah ini yang harus menjadi kehati-hatian,” jelasnya.