Masuk

Sentil Oknum Pemfitnah Soekarno, Pendakwah Suparman: Belajar Agamanya dengan Yahudi Pakar Adu Domba

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan pendakwah Ustaz Suparman Abdul Karim tengah ceramah dan menyentil keras oknum pemfitnah Presiden pertama RI Soekarno, viral di media sosial.

Video Ustaz Suparman sentil keras oknum pemfitnah Soekarno itu viral usai diunggah pengguna Twitter RonaldLampard8, seperti dilihat pada Minggu 20 Februari 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut sosok oknum pemfitnah Soekarno yang disinggung Ustaz Suparman itu tak lain adalah Haikal Hassan.

Baca Juga: Refleksi Sejarah Hari Tani Nasional, Akar Pokok Lahirnya Undang-Undang Agraria

“Keren nih Ustadz Suparman Bongkar Siapa Sebenarnya Haikal Hasan,” cuit netizen RonaldLampard8.

Dilihat dari video itu, tampak Ustaz Suparman Abdul Karim menyinggung soal oknum yang menuduh Soekarno menangkapi ulama. Ia pun tak menyebut detail nama oknum tersebut.

“Ada lagi tuh kemarin yang viral, gak main-main tuduhannya. Saya gak nyebut nama lah, gak enak. Orang itu menyebutkan Pak Soekarno itu menangkapi ulama,” ujar Suparman.

Baca Juga: Kedatangan Puan Maharani di Tapanuli Tuai Dukungan Menjadi Capres 2024

Menurutnya, tudingan yang dilayangkan oknum itu terhadap Soekarno merupakan tuduhan serius lantaran Bung Karno merupakan simbol negara dan sejarah bangsa Indonesia.

“Oknum itu mengatakan Pak Soekarno menangkapi ulama, tuduhannya ini serius. Karena kenapa? Pak Soekarno itu simbol negara, sejarah bangsa, proklamator,” tuturnya.

Oleh karena itu, menurut Suparman, yang harusnya marah kepada si oknum itu bukan hanya PDI Perjuangan melainkan seluruh rakyat Indonesia.

“Maka yang harus marah itu bukan hanya PDI Perjuangan, yang harus marah itu bangsa Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga: Ir. Soekarno di Mata Dunia, Sosok Presiden Karismatik

Ia pun mengatakan, kendati oknum tersebut telah meminta maaf ke PDI Perjuangan namun menurutnya si oknum itu juga harus minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Dia minta maaf, dimaafin sih, yah orang Islam itu harus saling memaafkan. Cuma dia bukan hanya minta maaf kepada Bu Mega, dia harus minta maaf kepada semua bangsa Indonesia karena itu fitnah dan dia mengatasnamakan agama,” kata Ustaz Suparman.

Lebih lanjut, Ustaz Suparman Abdul Karim pun membeberkan rekam jejak si oknum itu. Ia menyebut, pelaku pemfitnah Soekarno itu belajar agama dari seorang profesor Yahudi Israel.

“Mau tahu gak itu siapa? Orang itu belajar agamanya saja ke Profesor Moses Sharon di Yerussalem University, Israel. Coba bayangkan, orang itu belajar agamanya dengan Yahudi. Yahudi itu pakarnya adu domba,” ungkapnya.