Terkini.id, Jakarta – Melalui postingan video yang diunggah pada akun instagram resminya, Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Erick Thohir menegur layanan dan kualitas karpet di Bandara Soekarno Hatta.
Dalam video tersebut Erick terlihat mengeluhkan kualitas karpet yang digunakan sudah tak layak untuk digunakan.
Menurutnya karpet yang digunakan di Bandara Internasional Soekarno Hatta berkuliatas buruk, tipis dan terlihat banyak bekas goresan.
“Kualitasnya jelek,” ucap Erick Thohir pada akun Instagram @erickthohir, seperti dikutip pada Rabu, 16 Februari 2022.
Erick juga menjelaskan bahwa umumnya ada beberapa jenis karpet seperti heavy duty dan juga yang digunakan untuk sehari-hari.
- Hasil Drawing ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
- 3 Pemain Resmi Jadi WNI, Tambah Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Australia dan Bahrain
- Shin Tae-yong Pamit: Warisan dan Harapan untuk Piala Dunia 2026
- Eksperimen PSSI: Mampukah Patrick Kluivert Menjawab Ekspektasi?
- Shin Tae-yong Dipecat: Evaluasi Kinerja atau Konflik Tak Terlihat?
“Biasanya karpet itu ada dua. Ada yang heavy duty, ada yang memang buat sehari-hari. Cuma yang heavy duty itu biasanya rangenya (masa pakainya) beberapa tahun saya nggak tahu,” jelas Erick dalam unggahan video tersebut.
Ia pun mempertanyakan bagaimana pengelola bandara memilih kualitas karpet yang digunakan di bandara internasional tersebut.
“Kalau ini sih parah. Lihat dulu juga keuangannya, kan airport lagi sepi. Cuma maksudnya kualitas pemilihannya gimana?” pungkasnya.
Tak hanya itu, Erick juga mengatakan bahwa Bandara Soekarno Hatta harus selalu memberikan wajah terbaiknya.
“Sebagai gerbang masuk wisatawan, Bandara Soekarno Hatta harus bisa memberikan wajah terbaiknya,” ucap Erick.
Selain itu menurutnya kualitas pelayanan di Bandara Soekarno Hatta juga perlu ditingkatkan dan dijaga.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
