Jumlah BUMN Bakal Dipangkas, Ade Armando ke Erick Thohir: Saya Belum Jadi Komisaris

Jumlah BUMN Bakal Dipangkas, Ade Armando ke Erick Thohir: Saya Belum Jadi Komisaris

Sukma A

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Akademisi Universitas Indonesia Ade Armando menanggapi perihal rencana Menteri BUMN Erick Thohir yang akan memangkas jumlah perusahaan BUMN.

Sebelumnya, Erick mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya berencana memangkas jumlah perusahaan BUMN.

Hal itu akan dilakukan Erick dengan tujuan untuk merapikan kembali BUMN Indonesia.

Pernyataan Erick itu ia sampaikan saat Halal Bil Halal Majelis Nasional KAHMI, Senin 14 Juni 2021 lalu.

Menurut Erick, jumlah BUMN yang pernah mencapai 143 perusahaan tidak efektif. Saat ini saja, hanya sekitar 10 BUMN saja yang devidennya besar dan dinikmati negara.

Baca Juga

Erick dikabarkan akan memangkas jumlah perusahaan BUMN menjadi 41 perusahaan saja.

“BUMN ini saatnya kita rapikan, buat apa kita punya 143 BUMN? Toh devidennya cuma dari 10 BUMN,” kata Erick, dikutip terkini.id dari Suara, Kamis 17 Juni 2021.

“Kalau jumlahnya banyak tapi banyak yang nggak sehat, nggak ada hasilnya, akhirnya jadi apa? Jadi sapi perah,” lanjutnya.

Mendengar kabar rencana Erick ini, Ade pun menanggapi dengan candaan bahwa dirinya belum dapat ‘jatah’ jadi komisaris perusahaan BUMN.

“Bapak mah gitu. Saya pan belon sempet jadi komisaris. Kok jumlahnya udah dipangkas?,” tutur Ade dalam cuitan yang ia bagikan.

Melansir dari Suara, melalui cuitannya, Ade Armando tampak sedang berseloroh, mengingat ramainya kabar mantan relawan Jokowi yang banyak diangkat jadi komisaris BUMN.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.