Makassar Terkini
Masuk

Seoul dan Sejumlah Wilayah di Korea Selatan Terendam Banjir Akibat Hujan Deras

Terkini.id, Jakarta – Bencana alam terjadi di Korea Selatan. Sejumlah wilayah di negara tersebut termasuk ibu kota, Seoul terendam banjir. Hal itu terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Korea Selatan pada Senin sore tadi. 

Diketahui terkait hal itu, Seoul Selatan menerima debit hujan lebih dari 100 mm per jam. Akibatnya, kereta bawah tanah terpaksa berhenti dan menyebabkan pemadaman.

Sementara itu, penduduk yang tinggal di daerah dataran rendah harus mengungsi untuk kesalamatan mereka. Perdana Menteri Han Duck-soo memerintahkan instansi terkait untuk tetap waspada dan lakukan pencegahan terbaik terkait peristiwa ini, seperti pencegahan kerusakan properti di daerah berisiko tinggi. 

Kemudian terkait hal itu, informasi mengenai peringatan hujan lebat di seluruh ibu kota pelabuhan barat Incheon serta bagian utara Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul dan Provinsi Gangwon Utara telah diinformasikan oleh Administrasi Meteorologi Korea (KMA). 

Informasi peringatan tersebut dikeluarkan saat curah hujan diprediksi melebihi 60 mm dalam rentang tiga jam atau 110 mm dalam dua belas jam. 

Hujan deras mengguyur Seoul terutama pada sore hari. Pada pukul 8 malam Seoul menerima 90,55 mm.

Sedangkan di Yeonchan hujan turun pada pukul 3 sore, dengan 171 mm serta di Incheon dengan curah hujan 87,9 mm. Selain itu juga terjadi di Cheorwon dengan curah hujan 78,5 mm. 

Sementara curah hujan terburuk dalam beberapa dekade berada di distrik Dongjak, Seoul selatan dengan curah hujan 137 mm per jam. 

Terkait hal itu, diketahui akibat dari hal ini berdampak pada fasilitas. Seperti beberapa toko di terminal bus ekspres di distrik Gangnam telah terendam air dan terdapat kebocoran air pada fasilitas di Pusat Konvensi dan Pameran Seoul Selatan. 

Terkait adanya korban jiwa atau tidak, hal itu masih belum dipastikan. Dampak yang benar-benar terjadi adalah kerusakan fasilitas dan lainnya. 

Dikarenakan pihak berwenang banyak menerima laporan tentang kendaraan dan lahan pertanian yang terendam. Selain itu adanya kerusakan jalan dan pohon tumbang karena peristiwa ini. 

(Sumber: detiknews)