Servis Pemerintah Menurun, Danny Sebut Pj Wali Kota Terlalu Lama Pimpin Makassar

Terkini.id, Makassar – Calon Wali Kota Makassar 2020, Mohammad. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menilai penurunan servis pemerintah terhadap publik lantaran Penjabat Wali Kota Makassar terlalu lama memimpin Makassar.
 
“Ini menurun karena Pj juga terlalu lama, ada kekosongan kekuasaan. Acting mayor terlalu lama, dia (Pj) tidak tau apa sebenarnya keinginan masyarakat. Dia hanya secara administrasi meneruskan kebijakan Provinsi,” kata Danny Pomanto saat menyambangi warga Jalan Tambasa 1, RT 1, RW 6, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea di hari kedua kampanye.
 
Dalam kampanye tersebut, kandidat nomor urut 1 tersebut juga mendapat banyak keluhan dari warga terkait pelayanan pemerintah saat ini.
 
“Dulu (periode 2014 – 2019) tidak ada yang merasakan seperti itu, saat ini pengurusan Capil tidak lancar dan lainnya. Ini diakibatkan karena kepedulian menurun, publik servis menurun,” ujar Danny Pomanto.
 
Oleh karena itu, ahli arsitek ini sepakat dengan Persiden RI, Jokowi Widodo dan Kementrian Dalam Negeri untuk meneruskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 ini tetap dilanjutkan.
 
“Karena kalau tidak dilanjutkan Pilkada ini, maka akan ada krisis pemerintahan didalamnya,” pungkas Danny Pomanto.
 
Saat ditanyakan ihwal solusi yang ditawarkan kepada warga Makassar, Danny Pomanto mengatakan, kata kuncinya adalah ‘TungguMa’.
 
“Itu-ji kata kuncinya (TungguMa), Insya’ Allah jika kami (Danny – Fatma) berhasil masuk. Kami akan segerah memperbaiki semua keluhan warga kita. Apalagi tadi sudah dijelaskan teknisnya, karena saya hadir disini bukan untuk berpidato,” pungkas Danny. 
Sponsored by adnow
Bagikan