Setya Kita Pancasila DPC Langowan Raya Minahasa Resmi Terbentuk

Terkini.id, Minahasa – Ketua Pembina Pusat (PP) Setya Kita Pancasila, ketua umum dan jajaran pengurus mengapresiasi terbentuknya Kita Pancasila DPC Langowan Raya Minahasa induk Sulawesi Utara.

Adapaun susunan pengurus DPC Langowan Raya Minahasa yakni Ketua DPC, Anita Londah, Sekertaris DPC Ivon Monangin, dan Bendahara 
Siska Iroth.

“Keinginan dari para pemuda Langowan untuk mendirikan DPC Langowan tidak lain adalah untuk memboomingkan Pancasila dan membuktikan bahwa Langowan adalah masyarakat yang amat peduli terhadap nilai-nilai Pancasila dan mengahargai semua suku bahasa dan keyakinan,” ujar Ketua DPC Langowan, Anita Londah lewat keterangan tertulisnya, Rabu 21 April 2021.

Baca Juga: Buya Arrazy: Bung Karno Adalah Seorang Wali, Disayang Para Ulama!

Pada kesempatan yang sama, Cakrawala Massie selaku Ketua DPW Sulawesi Utara mengatakan pentingnya DPC Langowan dibentuk karena Lanvowan adalah tengah-tengah dari Minahasa.

“Di sini masyarakatnya suka berorganisasi dan penuh optimisme dan pentingnya menjaga nilai nilai budaya itu sendiri bagi Minahasa maka Setya Kita Pancasila harus menjadi Organisasi terdepan yang membawa nilai-nilai itu semua,” tuturnya.

Baca Juga: Singgung Pancasila Bid’ah, Ustadz Sofyan: Mana Ada Dzikir Baca Pancasila!

Cakra pun mengungkapkan, wanita di Minahasa dan pemberani. Menurutnya, mereka sanggup untuk memikul tanggung jawab.

“Di era sekarang adalah era dimana wanita tampil dan menjadi sosok Kartini moderen yang ikut serta memajukan bangsa,” ungkapnya.

Cakra Massie juga berharap organisasi ini bisa mengawal hak-hak masyarakat khususnya di Langowan Raya.

Baca Juga: Singgung Pancasila Bid’ah, Ustadz Sofyan: Mana Ada Dzikir Baca Pancasila!

Terkait program Setya Kita Pancasila ke depan, Cakrawala Massie menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi pembelajaran hukum kepada anak-anak sekolah juga pancasila dan sosialisasi bahaya narkoba.

“Karena begitu penting masyarakat mengenal hukum sejak usia dini dan juga memberi bekal mereka tentang Pancasila dan membentengi dari narkoba sejak usia dini, kemudian kita juga akan membuat kafe Pancasila dengan menjual jus dari buah-buahan hasil alam Langowan,” ujarnya.

“Selain untuk memberdayakan anggota, kita juga memulai menggiat gairah pertanian buah+buahan untuk memberdayakan anggota. Rencana kafe ini akan dijadikan juga sanggar Pancasila untuk dapat mengakomodir dan saling bertukar ilmu tentang budaya seni dan apa saja yang baik,” pungkasnya.

Bagikan