Silaturahim

Firdaus Muhammad. (terkini.id/hasbi) kolom firdaus muhammad
Firdaus Muhammad. (terkini.id/hasbi)

MOMENTUM Ramadan menjadi bagian penting untuk merajut silaturahim, membuka diri dengan sesama manusia, saling mencintai dan peduli karena Allah sehingga kelak melimpah pahala dan juga pembuka rezki dari arah tak terduga.

Bersilaturahim menjadi bagian ajaran Islam untuk memelihara ukhuwah islamiyah, rasa persaudaraan sesama muslim dan umat manusia keseluruhannya.

Islam mengajarkan untuk selalu berbuat baik sebagai cerminan kepribadian seorang muslim yang taat dengan memiliki rasa simpati dan empati kepada orang lain.

Salah satu rangkain doa rasulullah memohon senantiasa dihiasi dengan jiwa penyantun, peduli dengan sesama.

Momentum merawat silaturahim terbuka ditandai kepedulian sosial di akhir Ramadan hingga berhalal bihalal semata untuk menguatakan tali persaudaraan.

Dalam Islam, nilai persaudaraan dijunjung demikian mulianya.

Beragam bentuk untuk menyambung tali persaudaran semisal, mengunjuingi secara langsung, memberikan hadiah, hingga menyapa sekalipun via WA, SMS, FB, Instragram, Twitter dan jalur media sosial lainnya.

Pesannnya selalu bermuara pada penguatan ukhuwah, saling mencintai karena Allah Swt.

Bahkan bentuk lain untuk memupuk belas kasihan dan kepedulian itu kadang kala cukup dengan tersenyum penuh keikhlasan.

Silaturahim menjadi penting untuk membuka pintu kepedulian dan mengasah jiwa sosial, kadang justru harus mengorbankan diri demi saudara yang lain karena lebih butuh dari dirinya. Silaturahim menjadi penting didedahkan di tengah kecenderungan hidup individualis, atau silaturahim dirajut semata untuk pencitraan diri atau berharap pamrih di waktu lain.

Karenanya kehadiran sahabat kala saudaranya sedang dirawat dirumah sakit dan terketuk hatinya untuk bersilaturahim.

Demikian utamanya bersilaturahim, suatu ketika, nabi ditanya oleh sahabat ihwal pintu-pintu menuju syurga, maka Nabi menjawab, “hendaklah beribadah kepada Allah Swt tanpa menyekutukannya, dirikan shalat, tunaikan zakat dan menjaga tali silaturahim”.

Artinya, silaturahim menjadi bagian penyempurna ibadah akhlak seorang muslim.

Menjaga silatutahim memiliki banyak manfaat dan keutamaan. Diantaranya, selalu terbetik dalam hati untuk berbuat baik pada orang lain.

Selain itu, silaturahim diyakini membuka pintu rezki bahkan penambah umur. Sebagian memaknai bertambah umur bukan sekadar kalkulasi usia, tetapi sekalipun yang bersangkitan wafat, tetapi namanya selaku dikenang karena kebaikannya.

Sisi pendidikan bersilaturahim yakni, belajar selalu menghargai orang lain. Islam mengajarkan bahwa nilai seseorang di mata Allah, sesungguhnya sama, setara.

Seorang yang kaya raya dan miskin papa di mata sang khalik itu sama dari nilainya sebagai manusia sebagai nilai kemanusiaan secara universal. Pembedanya, adalah dari sisi ketaqwaannya.

Kemuliaan seorang hamba di mata Allah hanya ditakar dari sisi kedalaman keimanan dan ketaqwaannya yang terpancar dari keaikan-kebaikannya, termasuk kebaikannya pada sesama.

Manusia yang paling mulia adalah yang mampu memberi manfaat pada orang lain.

Firdaus Muhammad

Pembina Pesantren An-Nahdlah, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi

UIN Alauddin Makassar

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Kekuatan Doa

DOA menyatukan seorang hamba dengan sang khalik melalui dialog munajatnya. Hamba berada dalam posisi membutuhkan sementara sang khalik yang mengabulkan doa hamba-Nya.Allah Swt menyeru
Opini

Nasib Pakistan Habis Lebaran

BEGITULAH nasib kita, eh, nasib Pakistan. Begitu sulit mencari jalan keluar. Bebannya begitu besar. Jalan berliku sudah dilalui. Oleh pemimpin baru mereka: Imran Khan.
Opini

Cahaya Ilahi

CAHAYA Ilahi senantiasa terpatri dari ayat-ayat suci Alquran yang dilantunkan sepanjang Ramadan ini. Salah satu kemuliaan dan cahaya Ramadan, karena di dalam bulan Ramadan,
Opini

I’tikaf dan Lailatul Qadar

PADA Jumat, 24 Mei 2019 bertepatan hari ke-19 ramadan 1440 Hijriyah, saya mendapat amanah khotbah Jumat di Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar.Panitia memberi topik; “I’tikaf
Opini

Ramadan itu Bulan Alquran

DEMIKIAN dahsyatnya kekuatan ruhiyah Al-Quran sehingga sekiranya diturunkan di atas sebuah gunung niscaya gunung itu akan goncang. Goncang karena rasa takut terhadap Allah SWT,
Opini

Pilpres, Hoaks dan Darurat Literasi Digital

PILPRES  2019 mungkin arena pertarungan paling menguras energi sepanjang sejarah republik ini. Tidak hanya bagi kedua pasang kandidat dan tim pemenangan masing-masing, tetapi juga
Opini

Entertainisasi Ramadan

KEHADIRAN bulan Ramadan yang penuh hikmah, mestinya menjadi momentum bagi umat Islam melakukan resonansi penyucian jiwa, menuju pembentukan pribadi muslim yang paripurna.Berbagai ekspresi keagamaan
Opini

Pembunuhan Karakter di Media Sosial

ERA keterbukaan informasi merupakan gerbong yang luar biasa bagi masyarakat luas untuk mendapatkan informasi yang cepat, mudah dan tidak terbatas.Sebagai warga negara, memperoleh informasi
Opini

Puasa itu Menyuburkan Ruhiyah

Mankind is a spiritual being in a physical body.KALAU seandainya saya ditanya tentang defenisi manusia maka jawaban saya kira-kira seperti di atas. Bahwa manusia