Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean melontarkan sindiran kepada aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma.
Ferdinand menyindir bahwa ia tak pernah mendengar orang Tionghoa menyebut Lieus sebagai tokoh Tionghoa.
“Tokoh Tionghoa? Yang benar bro? Kok saya ngga pernah dengar orang Tionghoa menyebut lu tokoh? Jangan menokohkan diri lah!!” katanya melalui akun Twitter FerdinandHaean3 pada Selasa, 24 Agustus 2021.
Ia mengatakan itu saat menyampaikan tanggapannya soal pernyataan Lieus bahwa ia dan beberapa orang lainnya siap menemui Presiden Jokowi.
Ferdinand meminta Lieus dan orang-orang yang ia sebutkan untuk memperbaiki pola pikir mereka terlebih dahulu.
- Heboh! Yusuf Dumdum Sebut Lieus Sungkharisma Sebagai Bandit Pemakan Babi Akibat Dukung Roy Suryo
- Lieus Sungkarisma Bandingkan Meme Stupa Candi Borobudur Dengan Patung Buddha Mirip Gus Dur
- Lieus Sungkharisma Sindir Pelapor Roy Suryo: Ajak Dharmapala Nusantara Debat, Belajar Agama di Mana?
- Dukung Roy Suryo, Lieus Sungkharisma Tantang Debat Pelapor: Dharmapala Nusantara Belajar Agamanya di Mana
- Tanggapi Lieus, Eko Kuntadhi: Kayaknya Tahun 1998 Rizieq Masih Jualan Minyak Wangi deh, FPI Belum Ada
“Soal ketemu Jokowi, lu, Rizal, Martak, Eggy, silahkan perbaiki pola pikir dulu,” kata Ferdinand.
“Presiden bukan tempat penampungan pikiran sesat ngawur,” tambahnya.
Sebelumnya, Lieus Sungkharisma menanggapi pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang menilai orang-orang penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bermoral dan pengecut.
Lieus yang juga kerap mengkritik Jokowi mengatakab kesediaannya menemui Presiden Jokowi kapan saja.
“Saya dan kawan-kawan aktivis seperti Rizal Ramli, Rocky Gerung, Eggy Sudjana, Yusuf Martak dan lain-lainnya, siap bertemu Presiden Jokowi kapan saja,” katanya dilansir dari Warta Ekonomi pada Senin, 23 Agustus 2021.
“Sebab, kata Lieus, kritik yang mereka sampaikan selama ini bukan penghinaan dan tidak didasari pada kebencian pada orang per orang, apalagi pada presiden.
Ia bertanya apakah tantangan Megawati tersebut sejalan dengan apa yang dipikirkan orang-orang dekat Jokowi.
Pasalnya, menurut Lieus, pihak-pihak di lingkaran Jokowi justru tidak membukakan pintu bagi para pengkritik.
“Sekali lagi saya tegaskan, kritik kami bukan dilandasi oleh kebencian pada pemerintah apalagi pada presiden. Kami hanya ingin pemerintahan ini tetap berjalan di rel yang benar sesuai dengan aturan aturan perundang-undangan dan konstitusi yang ada,” katanya.
Karena itu, Lieus pun menyambut positif tantangan Megawati untuk bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.
“Sekarang tinggal terserah Pak Jokowi, apakah beliau bersedia mengundang dan siap membuka pintu menerima kehadiran pihak-pihak yang selama ini dianggap beroposisi dengannya,” tukasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
