Terkini.id, Jakarta – Kader PDIP, Ruhut Sitompul menyindir politisi Partai Demokrat, Yan Harahap bahwa ia terbiasa melakukan korupsi saat masih berkuasa.
Ruhut menilai bahwa Yan Harahap masih memperlihatkan mental ‘maling’ hingga kini.
“Yan Harahap, Bisniskan? Ndasmu emangnya zamab kuda gigit batu. Hahaha,” katanya melalui akun twitter Ruhutsitompul pada Senin, 12 Juli 2021.
“Biasa korupsi sich waktu pernah berkuasa oo ketahuan mental maling hahaha lanjutkan ra’cain deh,” tambahnya.
Tidak jelas konteks dari pernyataan Ruhut ke mantan rekan satu partainya itu.
- Apresiasi Polri Membongkar Kasus Tewasnya Brigadir J, Yan Harahap: Semoga Teka Teki Segera Terpecahkan
- Hasto Sindir Anies Soal Undang Tukang Bakso, Yan Harahap: Tukang Bakso yang Diundang, Kok Dia yang 'Mengcret'
- Sindir Giring Ingin Jadi Gubernur DKI, Yan Harahap: Bagus Juga Sadar Diri
- Heran Jokowi Tunjuk Luhut Atasi Permasalahan Minyak Goreng, Yan Harahap: Kabinet Krisis SDM
- Soal Penyetopan Perdagangan Anjing, Yan Harahap Sindir Gibran: Kasihan Rakyat Solo, Mereka Harus Mikirkan Solusi Sendiri!
Namun, sebelumnya, Yan Harahap menyinggung bahwa vaksin Covid-19 dijadikan komoditas bisnis.
Yan Harahap menilai bahwa vaksin seharusnya gratis sebab negara bertanggung jawab atas keselamatan warga.
Oleh sebab itu, ini menilai bahwa keputusan Pemerintah menjual vaksin adalah bentuk teganya penguasa ke rakyat.
“Negara harusnya bertanggung jawab atas keselamatan rakyatnya termasuk dengan menyediakan vaksin gratis. Ini malah ‘dibisniskan’,” kata Rachland.
“Tega betul rezim ini pada rakyat. Bener-bener ‘Raja Tega’!” sambungnya
Dalam cuitannya yang lain, ia juga menyinggung Presiden Jokowi bahwa negara kapitalis seperti Amerika Serikat menyediakan vaksin secara gratis.
“Pak Jokowi, negara kapitalis ini aja tak ‘berbisnis’ dengan rakyatnya. It’s free Pak, Free,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
