Sindir Roy Suryo, Husin Shihab: Kok Bisa Pak SBY Angkat Dia sebagai Menteri? Mencemarkan Medsos Aja!

Sindir Roy Suryo, Husin Shihab: Kok Bisa Pak SBY Angkat Dia sebagai Menteri? Mencemarkan Medsos Aja!

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sekretaris Komite Pemberantasan Mafia Hukum, Husin Shihab melontarkan sindiran kepada mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo yang ia nilai menghina Pawang Hujan.

Ia mempertanyakan mengapa Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY dulu mengangkat Roy Suryo sebagai menteri.

Adapun dalam cuitan yang ditanggapi Husin Shihab, Rou Suryo mengomentari wawancara Pawang Hujan, Rara Isti Wulandari dalam Podcast Deddy Corbuzier.

Roy Suryo khususnya menanggapi pernyataan Rara bahwa “Langit itu, atas izin Tuhan itu milik Rara. Di langit itu terisi teman-teman Rara para pekerja, pembalap, pokoknya pemerintah. Langit itu ada AC besar, AC besar itu remotenya di Rara”.

Roy Suryo berterima kasih kepada Deddy Corbuzier yang telah menunjukkan siapa Rara sebenarnya.

Baca Juga

“Terimakasih Dedy Corbuzier yang makin menjelaskan ‘apa dan siapa dia’ sebenarnya. Ini cuplikan dari YouTube utuhnya yang berdurasi 45 menit 54 detik tersebut, lucu, ada kata-kata ‘langit itu atas izin Tuhan milik Rara, langit ada AC besar yang remote-nya di Rara, wi-fi energy, passwor’, dsb (emot tertawa) ambyar,” katanya.

Terkait cuitan ini, Husin Shihab mengatakan bahwa pernyataan Rara yang ditambah-tambahkan Roy Suryo itu dapat dipidana.

“Kalimat tambahannya ini yang bisa dipidana,” kata Husin Shihab pada Sabtu, 26 Maret 2022.

Ia menyinggung bahwa walaupun tidak percaya, Roy Suryo seharusnya tidak menghina keyakinan Rara.

“Hormati! Kalau gak bisa hormati diem aja jangan malah disebarkan ke medsos. Parah!” kata Husin Shihab.

“Kok bisa pak SBY angkat dia sebagai menteri? Mencemarkan medsos aja!” sambungnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.