Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Tengku Zulkifli Usman membeberkan analisisnya soal perseteruan antara Moeldoko dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.
Dalam analisisnya tersebut, Tengku Zulkifli menyinggung kembali soal perseteruan SBY dan Megawati Soekarnoputri.
Menurutnya, kisruh antara Moeldoko dan SBY juga tak lepas dari motif balas dendam Megawati terhadap SBY.
Hal itu, kata Tengku, dapat dilihat dari diamnya pihak Istana terhadap kisruh antara Moeldoko dan SBY tersebut.
“Diamnya istana dan penguasa atas kelakuan Moeldoko jelas memberikan sinyal bahwa ada support yang solid di belakang Moeldoko,” kata Tengku Zulkifli, Senin 8 Maret 2021 seperti dikutip dari Portal-islam.id.
- Prabowo Dapat Dukungan dari SBY dan Jokowi: Pemerintahan akan Lebih Stabil
- SBY Ungkap Rencana Pertemuannya dengan Gibran Rakabuming
- Bursa Calon Wapres, AHY Urutan Kelima di Jateng; Jauh di Bawah Erick Thohir
- Anies Baswedan Semeja dengan Para Elite Partai di Nikahan Anak Ketua Majelis Syuro PKS
- Politikus Nasdem Sebut SBY Adalah Anak Emas Amerika Serikat
Ia pun membeberkan bagaimana selama 10 tahun SBY menjabat presiden, Megawati tak pernah mau bertemu dengan SBY.
“Sampai-sampai 10 tahun SBY menjabat presiden, ibu Mega tidak pernah mau ketemu apalagi salaman bermaaf-maafan,” ungkapnya.
Tengku pun menilai, dendam kesumat Megawati terhadap SBY tersebut kemungkinan dimanfaatkan oleh Moeldoko untuk memuluskan rencananya mengkudeta kepemimpinan Partai Demokrat.
“Dendam kesumat Megawati terhadap SBY sangat mungkin dimanfaatkan oleh Moeldoko untuk memuluskan rencananya,” tuturnya.
Mengutip Hops.id, Tengku Zulkifli juga menilai Moeldoko bukan lawan seimbang SBY tanpa adanya campur tangan dari pihak penguasa Istana.
Bahkan, menurut Tengku, Moeldoko bukanlah siapa-siapa jika berhadapan dengan SBY apabila tanpa tangan penguasa.
“Moeldoko itu bukan siapa siapa dihadapan SBY tanpa tangan penguasa,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
