Sindir Said Didu dan Susi Pudjiastuti, FH: Mahluk Merasa Suci Jangan Disuruh Minta Maaf

Terkini.id, JakartaFerdinand Hutahaean menanggapi soal mantan Said Didu dan Susi Pudjiastuti yang diminta untuk meminta maaf karena dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes) dan peraturan berkendara.

Ferdinand Hutahaean menyindir bahwa orang yang merasa paling suci memang seharusnya tak dimintai permintaan maaf.

“Mahluk merasa suci jangan disuruh minta maaf, bang,” katanya melalu akun Twitter @FerdinandHaean3 pada Minggu, 24 Oktober 2021.

Baca Juga: Ferdinand Dituding Embat Duit Relawan, Nicho Silalahi: Kalau Benar, Maka...

“Yang harus minta maaf kita dan polisi ke mereka,” tambah mantan politisi Partai Demokrat tersebut.

Ferdinand mengatakan itu sebagai respons terhadap cuitan pegiat media sosial, Rudi Valinka yang mengkritik Said Didu dan Susi Pudjiastuti.

Baca Juga: Ferdinand: Gubernur Terbodoh dan Gubernur Pembohong adalah Paduan Sempurna untuk...

Rudi Valinka membantah bahwa ia mencari-cari kesalahan dalam video yang dibagikan oleh Said Didu.

“Pak Said Didu, saya gak mencari-cari kesalahan kok, justru saya peduli atas keselamatan kalian,” melalui akun Twitter @kurawa pada Minggu.

Rudi Valinka lantas menantang Said Didu untuk mengunggah ulang videonya bersama Susi Pudjiastuti

Baca Juga: Ferdinand: Gubernur Terbodoh dan Gubernur Pembohong adalah Paduan Sempurna untuk...

“Cuma bilang : Kami Minta Maaf Saja kan selesai,” sindirnya.

Sebelumnya, video Susi Pudjiastuti menyopiri Said Didu dengan mobil bak terbuka disorot karena tidak memakai masker dan sabuk pengaman.

Video itu mulanya dibagikan oleh akun @Paltiwest, lalu disoroti oleh Rudi Valinka yang menunjuk beberapa kesalahan.

“Bu @susipudjiastuti ada 4 kesalahan fatal yang Ibu lakukan di video ini jika benar: 1. Mobil bak gak boleh angkut penumpang. 2. Tdk pake seat belt, 3. Tidak pake masker, 4. Buat konten saat berkendara. Pak @DivHumas_Polri mohon ditindak sebagai bukti persamaan hukum WNI,” tulisnya pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Usai disoroti, Said Didu pun menjelaskan bahwa kendaraan yang ia tumpangi bersama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu merupakan kendaraan di daerah wisata.

“Cari-cari kesalahan itu. Itu kendaraan wisata di daerah wisata,” ujarnya, Sabtu.

Said Didu juga menanggapi kritikan Rudi Valinka atau Kurawa soal menyetir tanpa menggunakan sabuk pengaman.

“Itu, satu, Kurawa bilang bahwa jangan nyetir nggak pakai seat belt. Itu kan kompleks sendiri. Dari rumah beliau ke kebun. Itu kendaraan pedesaan. Yang ketiga, kendaraan di desa ya seperti itu. Kecepatan nggak sampai 20 km per jam,” ungkapnya.

Mantan Sekretaris Menteri BUMN itu juga menanggapi kritikan Rudi Valinka soal mereka yang tak menggunakan masker.

“Kalau nggak pakai masker, kita juga pakai lagi pas keluar,” kata Said Didu.

Bagikan