Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Christ Wamea mengaku tidak merasa heran elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengalahkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Pasalnya, Christ Wamea menilai bahwa prestasi Ganjar hanyalah makan di pinggiran gedung dan melakukan pencitraan saja.
“Ganjar sudah pasti kalah, punya prestasi apa dia,” kata Christ Wamea melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, 19 Desember 2021.
“Jangankan Pak Anies, dengan Pak Lukas Enembe saja Ganjar kalah. Prestasi ganjar itu cuma bisa duduk makan di pinggiran gedung saja. Teriak-teriak pencitraan itu yang Ganjar punya prestasi.
Christ Wamea mengatakan itu sebagai respons terhadap berita “Kalahkan Ganjar, Anies Baswedan Jadi Tokoh Kepala Daerah dengan Elektabilitas Tertinggi”.
- Cek Fakta: Dugaan Ketidaksesuaian Uang Transportasi pada Kampanye Ganjar di Makassar
- Momen Keakraban RPG Perbaiki Passapu Ganjar Pranowo Sebelum Kampanye Akbar di Makassar
- Ganjar Pranowo Klaim Pendukung Jokowi di Luar Negeri Pilih Ganjar-Mahfud
- Ganjar Pranowo Ingin Perjuangkan Hak Perempuan dan Disabilitas
- Lewat Pantun di Kampanye Ganjar, Butet Kartaredjasa Sindir Jokowi: Ini Banteng-Banteng yang Dilukai, Siapa yang Melukai?
Dilansir dari RMOL, Anies Baswedan mengungguli Ganjar dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebagai tokoh kepala daerah yang paling tinggi elektabilitasnya sebagai calon presiden 2024.
Ini merupakan hasil survei yang diselenggarakan oleh Lembaga Survei KedaiKopi bertajuk “Survei Opini Publik Menuju 2024” yang dirilis Minggu, 19 Desember 2021.
Dalam survei ini, terdapat empat tokoh dari kalangan kepala daerah yang elektabilitasnya berada di urutan teratas sebagai calon presiden yang dipilih oleh 1.200 responden.
Hasilnya, Anies Baswedan berada di urutan pertama dengan angka 37,4 persen. Lalu, urutan kedua ditempati oleh Ganjar Pranowo dengan angka 34,5 persen.
Adapun, di tempat ketiga ada Ridwan Kamil dengan 13,8 persen dan disusul oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dengan perolehan 7,3 persen.
Adapula responden yang menyebutkan bukan nama kepala daerah sebanyak 4,7 persen dan yang menjawab tidak tahu sebanyak 2,3 persen.
Pengambilan sampel survei ini dilakukan pada 16 sampai dengan 24 November 2021 dengan metode survei home visit atau face to face interview.
Error sampling survei ini kurang lebih sebesar 2,83 persen dengan interval kepercayaan sebesar 95 persen.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
