Singapura Buka Program Vaksinasi Covid-19 untuk Warganya yang Tiba di Bandara Changi

Singapura Buka Program Vaksinasi Covid-19 untuk Warganya yang Tiba di Bandara Changi

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Singapura – Singapura buka program vaksinasi Covid-19 untuk warganya yang tiba di bandara Changi. Warga Singapura yang berbasis atau bekerja di luar negeri akan merasa lebih nyaman untuk divaksinasi di Singapura, dengan dua program baru vaksinasi Covid-19 dari pemerintah.

Hal tersebut lantaran memungkinkan mereka menerima dosis vaksin Covid-19 pertama pada saat kedatangan langsung.

Kementerian Luar Negeri (MFA) dan Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura mengatakan pada Sabtu 11 September 2021, tingkat vaksinasi lokal yang tinggi saat ini memungkinkan mereka untuk menjalankan program vaksinasi untuk warga Singapura di luar negeri yang tiba melalui Bandara Internasional Changi dan Terminal Feri Tanah Merah.

Seperti dilaporkan reporter StraitsTimes.com, Sue-Ann Tan pada Sabtu 12 September 2021 kemarin, warga Singapura dapat menerima dosis pertama vaksin Covid-19 setibanya di Singapura tanpa harus menjalani karantina mandiri atau full stay-home notice (SHN).

Setelah itu, mereka kemudian dapat kembali ke negara tempat tinggal atau tempat kerja mereka dengan penerbangan atau feri berikutnya yang tersedia.

Baca Juga

Warga dapat menyelesaikan aturan dalam beleid terkait vaksinasi tersebut, dengan mengulangi proses ini untuk dosis kedua mereka nantinya.

Pemerintah Singapura juga membuka opsi kedua terkait program vaksinasi bagi warga negaranya yang tiba di Singapura. Mereka dapat menerima dosis pertama saat tiba Singapura, dan menyelesaikan SHN lengkap di fasilitas khusus.

Mereka kemudian dapat menerima dosis kedua setelah interval pemberian dosis yang diperlukan sebelum kembali ke negara asal mereka.

Kendati demikian, mereka yang memilih opsi kedua masih akan tunduk pada tindakan pembatasan yang berlaku pada tes pra-keberangkatan, masa pengujian saat kedatangan, serta panjang SHN berdasarkan riwayat perjalanan 21 hari mereka.

Mereka yang memilih opsi pertama juga akan tunduk pada tindakan perbatasan yang berlaku sampai mereka berangkat dengan penerbangan atau feri berikutnya yang tersedia.

MFA dan MOH dalam keterangan resminya mengatakan, terlepas dari negara atau wilayah keberangkatan mereka, warga Singapura di luar negeri akan diminta untuk tinggal di fasilitas khusus yang ditunjuk.

“Di sana, vaksinasi akan ditawarkan di tempat sementara mereka tetap menjalani karantina mandiri (SHN),” jelas mereka.

Saat ini, warga Singapura yang kembali dari kategori dua hingga empat negara atau wilayah harus menjalani SHN penuh yang diminta dari mereka, sebelum mereka dapat menerima dosis vaksinasi pertama. Ini diikuti dengan dosis kedua tiga sampai empat minggu kemudian.

Kementerian Kesehatan Singapura menambahkan, pihaknya mengalami beberapa kendala terkait program vaksinasi tersebut.

Pasalnya, untuk warga Singapura dengan ‘komitmen’ keluarga dan pekerjaan di luar negeri, saat ini mereka cukup sulit pulang kembali ke Singapura untuk vaksinasi lantaran mengingat durasi yang lama dan jauh dari negara tempat tinggal mereka.

MFA dan MOH juga mengatakan, sementara vaksin Covid-19 akan disediakan pemerintah Singapura, warga Singapura di luar negeri harus menanggung biaya terkait kepulangan mereka untuk vaksinasi.

“Ini termasuk akomodasi di fasilitas yang ditunjuk, tes swab, dan biaya perjalanan,” demikian MFA dan MOH dalam keterangannya.

Sumber: https://www.straitstimes.com/singapore/health/overseas-based-spore-citizens-can-receive-covid-19-vaccine-upon-arrival

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.