Terkini.id, Jakarta – Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi menyinggung mantan juru bicara (jubir) Presiden Jokowi Fadjroel Rachman yang dicalonkan menjadi duta besar (Dubes) RI untuk Kazakhstan.
Adhie Massardi lewat cuitannya di Twitter, Rabu 4 Agustus 2021, awalnya menanggapi kicauan politisi Demokrat Syahrial Nasution yang menyebut Adhie saat menjadi Jubir Presiden Gus Dur lebih baik dari Fadjroel Rachman.
“Bang AdhieMassardi jubir Presiden Gus Dur ini memang konsisten di arus bawah. Mustahil JubirPresidenRI Fadjroel mampu menandingi kepiawaian jubir-jubir presiden sebelumnya,” cuit Syahrial Nasution.
Bahkan, ia menilai Fadjroel jika menjadi jubir kelas kecamatan juga akan kontroversial. Ia pun menyayangkan pencalonan mantan aktivis itu sebagai dubes.
“Jasi jubir kelas kecamatan pun akan kontroversial. Sebentar malah dubeskan. Bagaimana nasib nama baik negara nanti ya?,” tuturnya.
- Adhie Massardi Sebut BUMN Kini Dipakai Hambat Kegiatan Saingan, Kang Dede: Mabuk Heineken Lu
- Sebut BUMN Kini Dipakai untuk Hambat Kegiatan Saingan, Adhie Massardi: Lo Kira BUMN Milik Nenek Lo?
- Adhie Massardi Sebut Anak Presiden Tak Boleh Berbisnis, Dede Budhyarto: Ternyata Anda Sontoloyo
- Adhie Massardi: Aktivis 98 yang Tak Dukung Ubedilah Badrun Berantas KKN, Wajib Ziarah Makam Pak Harto!
- Adhie Laporkan Anies hingga Ganjar ke KPK Tanpa Bukti Baru, Denny Siregar: Cuma Mau Diliput doang!
Menanggapi kicauan Syahrial Nasution tersebut, Adhie Massardi menilai pendapat kader Partai Demokrat itu terlalu berlebihan.
Sebab, kata Adhie, dirinya saat diangkat menjadi jubir Gus Dur bukan karena kemampuannya melainkan lantaran kelebihan Gus Dur memilih orang yang tepat.
“TERLALU BERLEBIHAN pujian ini terlalu berlebihan. Sebab bukan saya yang piawai. Ini 100% kepiawaian Gus Dur karena bisa milih orang yang tepat,” kata Adhie Massardi.
Ia pun berpendapat soal pencalonan Fadjroel Rachman sebagai dubes RI untuk Kazakhstan. Menurutnya, hal itu merupakan cara Presiden Jokowi mengurangi masalah di dalam negeri.
“Soal pendubesan Fajroel mungkin ini cara Presiden Widodo ngurangi masalah di dalam negeri,” ungkapnya.
Selain membahas soal Fadjroel Rachman, Adhi Massardi dalam kicauannya tersebut juga menyinggung soal donasi Rp2 triliun dari keluarga Akidi Tio untuk membantu penanganan covid-19.
“Terkait Rp 2T SaveHeryantiTio perlu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
