Terkini.id, Jakarta – Politisi PKPI, Teddy Gusnaidi kembali menyinggung terkait kerumunan warga saat Presiden Jokowi berkunjung di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.
Diketahui, persoalan tersebut sempat membuat heboh publik tanah air lantaran sejumlah pihak menilai kerumunan Jokowi itu telah melanggar protokol kesehatan dan harus ditindak.
Namun, laporan yang dilayangkan oleh sejumlah pihak terhadap kerumunan Presiden Jokowi di NTT tersebut ditolak oleh aparat kepolisian.
Lantaran hal itu, Teddy Gusnaidi pun menyebut bagi pihak yang ingin terkenal dengan mudah maka cukup melaporkan lagi kerumunan Jokowi di NTT itu.
Namun, kata Teddy, laporan tersebut sudah pasti akan ditolak oleh aparat kepolisian.
- Waduh! Salahkan Pembiaran Teroris Berkedok Agama, Teddy PKPI Sebut Indonesia Akan Seperti Palestina
- Sentil Novel Baswedan Tak Lulus Tes Wawasan Kebangsaan, Teddy PKPI: Artinya Tidak Kompeten, Bukan Lemahkan KPK!
- Teddy PKPI Sebut Perdebatan Agama Kebodohan, Habib Abu Bakar Assegaf: Itu Salah Total
- Tanggapi Alasan Istana Tidak Tangkap Yahya Waloni, Teddy PKPI: Pembantu Presiden Tak Punya Nyali
- Teddy PKPI ke Yahya Waloni yang Sebut Firman Tuhan Kristen Palsu: Kalau Punya Kekuasaan, Gue Kerangkeng!
“Ingin terkenal? Mudah kok, laporin aja kunjungan pak Jokowi di NTT ke Bareskrim. Walaupun sudah tau pasti “ditolak” karena tidak ada jeratnya di UU kekarantinaan kesehatan,” cuit Teddy Gusnaidi.
Sebelumnya, perwakilan Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan (KMAK) Kurnia telah melaporkan peristiwa kerumunan Jokowi di NTT tersebut ke Bareskrim Polri.
Namun, kata Kurnia, laporan itu ditolak oleh Bareskrim. Pihak aparat juga tak menerbitkan laporan polisi (LP) atas aduan yang diajukan KMAK tersebut.
“Kami sangat kecewa kepada pihak kepolisian yang tidak mau menerbitkan laporan polisi (LP) atas laporan kami terhadap terduga pelaku tindak pidana pelanggaran kekarantinaan kesehatan, yakni sang Presiden,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
