Singgung Kembali Kerumunan Jokowi di NTT, Teddy PKPI: Laporkan Aja Kalau Ingin Terkenal

Terkini.id, Jakarta – Politisi PKPI, Teddy Gusnaidi kembali menyinggung terkait kerumunan warga saat Presiden Jokowi berkunjung di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.

Diketahui, persoalan tersebut sempat membuat heboh publik tanah air lantaran sejumlah pihak menilai kerumunan Jokowi itu telah melanggar protokol kesehatan dan harus ditindak.

Namun, laporan yang dilayangkan oleh sejumlah pihak terhadap kerumunan Presiden Jokowi di NTT tersebut ditolak oleh aparat kepolisian.

Baca Juga: PKB Sebut Jokowi akan Ganti Anggota Kabinet Inisial M, Moeldoko?

Lantaran hal itu, Teddy Gusnaidi pun menyebut bagi pihak yang ingin terkenal dengan mudah maka cukup melaporkan lagi kerumunan Jokowi di NTT itu.

Namun, kata Teddy, laporan tersebut sudah pasti akan ditolak oleh aparat kepolisian.

Baca Juga: Demokrat Merasa Dikhianati Jokowi Soal Pemilihan Kabinet, Elite PDIP: Berlebihan

“Ingin terkenal? Mudah kok, laporin aja kunjungan pak Jokowi di NTT ke Bareskrim. Walaupun sudah tau pasti “ditolak” karena tidak ada jeratnya di UU kekarantinaan kesehatan,” cuit Teddy Gusnaidi.

Sebelumnya, perwakilan Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan (KMAK) Kurnia telah melaporkan peristiwa kerumunan Jokowi di NTT tersebut ke Bareskrim Polri.

Namun, kata Kurnia, laporan itu ditolak oleh Bareskrim. Pihak aparat juga tak menerbitkan laporan polisi (LP) atas aduan yang diajukan KMAK tersebut.

Baca Juga: Raja Salman Disebut Minta Jokowi Bebaskan HRS, Denny Siregar: Puasa...

“Kami sangat kecewa kepada pihak kepolisian yang tidak mau menerbitkan laporan polisi (LP) atas laporan kami terhadap terduga pelaku tindak pidana pelanggaran kekarantinaan kesehatan, yakni sang Presiden,” ujarnya.

Sponsored by adnow
Bagikan