Terkini.id, Jakarta – Anak keempat Proklamator RI Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri membeberkan bahwa ayahnya tak pernah mewajibkan untuk anak-anaknya agar patuh sekali terhadap agama Islam.
Sukmawati mengatakan, Soekarno bahkan tak memaksa anak-anaknya untuk memeluk agama apapun.
Hal itu disampaikan Sukmawati saat menggelar konferensi pers usai dirinya resmi meninggalkan Islam dan masuk ke agama Hindu.
“Kalau masalah agama enggak menjadi masalah, anak-anak juga silakan. Enggak dipaksakan, ‘Oh, kamu mesti mengikuti Islam dengan patuh sekali, taat sekali’,” ujar Sukmawati, Rabu 27 Oktober 2021 seperti dikutip dari Hops.
“Terserah bagaimana panggilan jiwa dan kemampuan pribadi masing-masing,” lanjutnya.
- Ustaz Khalid Basalamah Bakal Dipolisikan, Sosok Ini Mendadak Berterima Kasih ke Sukmawati, loh Ada Apa?
- Bicara Surga, Putri Sukmawati: Kita Beragama Gak Cuma Satu Saja
- Rocky Gerung Salahkan Presiden Soal Sukmawati, Yusuf Muhammad: Dia Jomblo Juga Salah Jokowi
- RG Salahkan Jokowi Soal Sukmawati Peluk Hindu, Chusnul: Makin Gila
- Beri Peringatan ke Sukmawati, MUI: Ibu Jangan Lagi Jelekkan Islam
Ia pun menyebut, Soekarno merupakan sosok yang sangat pancasilais yang mengajarkan bahwa kebinekaan harus jadi prinsip utama masyarakat Indonesia.
“Semakin banyak (kebinekaannya), semakin bagus ilmu pengetahuannya,” tutur Sukmawati.
Menurutnya, ayahnya itu ingin masyarakat Indonesia bisa tetap menjadi saudara apapun agama atau kepercayaan yang dianutnya. Sukmawati juga menyebut soal toleransi yang diajarkan oleh Bung Karno.
“Indonesia itu beragam, (harus) bertoleransi dengan baik. Jangan mayoritas itu menjadi mayoritas yang angkuh, kemudian tidak toleransi dengan minoritas,” ungkapnya.
“Tapi harus memiliki toleransi yang baik, karena kita berbangsa satu saudara di seluruh kepulauan Indonesia. Jadi, itu yang selalu ditanamkan Bung Karno,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sukmawati juga bercerita soal pengalaman Soekarno. Ia menceritakan, pada setiap jamuan makan Soekarno selalu memberi kesempatan kepada pemeluk agama minoritas untuk memimpin doa.
“Dipilih yang memimpin itu bukan yang agama Islam, ‘Silakan yang Katolik menyampaikan doa’,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
