Situs Porno Terbesar Dunia Ini Gencar Kampanye Tanam Pohon, Tapi Sering Diprotes

Situs Porno Terbesar Dunia Ini Gencar Kampanye Tanam Pohon, Tapi Sering Diprotes

AT
HZ
Admin Terkini
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Salah satu situs porno terbesar dunia, Pornhub membuat kampanye tanam pohon. Namun aksi kampanye itu mendapat banyak protes.

Hal itu lantaran kampanye tanam pohon tersebut salah satunya dengan mengajak orang menonton video porno.

Dalam beberapa waktu terakhir, situs tersebut memang terus mendorong aksi tanam pohon. Pornhub bahkan menyampaikan bahwa setiap ada 100 video porno yang dinonton pengunjung, maka pornhub akan menanam satu pohon.

Kampanye tersebut sebenarnya sudah dilakukan situs tersebut sejak 2014, namun kini kembali ramai di media sosial.

Pornhub pun banyak mendapat protes. Diketahui, protes terhadap pornhub tersebut sudah terjadi sejak 2012 silam. Dikutip dari tirtoid, situs tersebut menggelontorkan dana untuk Planned Parenthood, sebuah lembaga yang berfokus pada kesehatan reproduksi.

Baca Juga

Namun kala itu aksinya justru langsung dikritik oleh sebagian masyarakat. Tanggapan negatif terus mengalir ke Pornhub, terlebih saat mereka mensponsori bus yang memberi layanan pemeriksaan payudara demi meningkatkan kesadaran akan kanker payudara.

Penolakan terus berlanjut, sebuah lembaga bernama Susan G. Komen Foundation juga pernah menolak dengan tegas bantuan dana untuk penelitian kanker payudara.
Nilainya tak main-main, kala itu PornHub menawarkan suntikan dana sebesar US$ 75 ribu atau sekitar Rp 1 miliar.

Pornhub mendapatkan uang sebesar itu dengan cara mengumpulkan satu sen setiap 30 view video yang ditayangkan di situs tersebut. Jadi bayangkan saja, kira-kira berapa banyak views yang mereka terima sampai bisa menggelontorkan uang sebanyak itu?

Tapi lantaran ditolak, Pornhub pun mengalihkan dana amal yang terkumpul ke yayasan lainnya yang lebih kecil namun tetap bergerak dalam kampanye kanker payudara.
Namun Mereka Tak Menyerah, Keinginan untuk Berdonasi Terus Dilakukan Lewat Cara atau Kampanye yang Lain

Penolakan yang mereka terima berkali-kali tak membuat mereka kapok, lho. Karena pada akhirnya pasti ada saja pihak yang mau menerima donasi dari Pornhub, begitu mungkin pikir mereka.

Di tahun 2014, Pornhub berdonasi. Kali ini mereka fokus kepada isu lingkungan. Menariknya, setiap 100 kali tayangan video di Pornhub dalam kategori tertentu ditonton, situs tersebut siap menanam satu pohon dalam rangka memperingati Arbor Day—hari menanam pohon yang pertama kali dirayakan di AS tahun 1872 dan diikuti oleh beberapa negara lain di seluruh dunia.

Dan empat hari setelah Arbor Day, yang saat itu jatuh pada 25 April, Pornhub mengklaim telah menanam sebanyak 12.079 pohon. Klaim yang cukup bisa membuat kita geleng-geleng kepala, ‘kan?
Tampaknya Keinginan Mereka untuk Berdonasi Semakin Serius, Terbukti, Pornhub Menawarkan Beasiswa Kuliah Juga

Jika sebelumnya Pornhub terlihat fokus pada kampanye perihal kesehatan reproduksi perempuan, perusahaan ini ternyata juga pernah membuat kampanye demi meningkatkan kesadaran kanker testis melalui iklan layanan masyarakat bertajuk “Save The Balls” pada 2015.

Dan pada tahun yang sama, mereka semakin ‘memperluas’ jangkauan donasi, yaitu di bidang pendidikan. Tak main-main, Pornhub menawarkan beasiswa kuliah bagi mahasiswa usia 18-25 tahun. Persyaratan utamanya untuk mendaftar beasiswa tersebut adalah punya IPK 3,2 serta membuat esai dan video berdurasi lima menit yang menceritakan hal baik apa yang sedang pendaftar lakukan.

Beasiswa di bidang pendidikan pun kembali dilanjutkan pada 2016 dan hanya ditujukkan bagi perempuan yang ingin melanjutkan studi di bidang STEM atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Terbaru, di tahun ini, situs tersebut menawarkan hibah sebesar 25.000 dolar untuk proyek penelitian di bidang seksualitas manusia bertajuk Pornhub Grant for Sexual Wellness.

Proyek ini akan diberikan kepada pengajar dari universitas terakreditasi. Bukan sembarang pengajar yang berkesempatan menerima hibah ini, melainkan pengajar pembimbing mahasiswa-mahasiswa yang memfokuskan studinya pada seksualitas. Dalam keterangan tertulis mereka, tujuan pemberian hibah ini adalah untuk melanjutkan misi memperbaiki pemahaman tentang hal apa pun yang berkaitan dengan kehidupan seksual, mulai dari aspek biologis sampai sosial.
Bagaimanapun, Tak Semua Pihak Bisa Menerima ‘Itikad Baik’ Mereka, Apalagi kalau Kepentingannya Justru Hanya demi Eksploitasi Semata

Kendati telah menunjukkan itikad baiknya, belum tentu pihak yang mereka sasar akan bersedia menerima hibah. Tentu pertimbangannya lantaran citra yang diusung perusahaan tersebut, apalagi kalau yang disasar adalah institusi pendidikan atau peneliti. Pasti mereka memikirkannya berulang kali sebelum mendaftarkan diri.

Misalnya saja, dalam persyaratan yang dibuat Pornhub pun tertera kewajiban penerima Grant for Sexual Wellness untuk memublikasikan artikel utuhnya di situs mereka. Artinya, nama peneliti dan kampusnya akan diketahui oleh khalayak.

Tak sedikit yang memberikan reaksi keras terhadap aksi Pornhub. Salah satunya dari Direktur Eksekutif The National Center on Sexual Exploitation (NCOSE), Dawn Hawkins. Di tahun 2015 saat perusahaan tersebut menawarkan beasiswa, Hawkins berani berkomentar kalau inisiatif Pornhub pasti tak jauh-jauh dari kepentingan eksploitasi remaja dengan kondisi ekonomi menengah kebawah.

“Pornhub jelas-jelas memakai beasiswa ini untuk menggenjot industri mereka, di mana pencarian nomor wahidnya adalah ‘remaja’,” ujar Hawkins kepada CNBC. Nah, berkaca dari fenomena berdonasi yang ditawarkan Pornhub, menurut pandanganmu bagaimana?

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.