Terkini.id, Makassar – Politisi Golkar Ina Kartika Sari akhirnya mencatat sejarah setelah ditetapkan menjadi Ketua DPRD Sulawesi Selatan menggantikan seniornya M Roem. Ina menjadi perempuan pertama memimpin parlemen Sulsel.
Setelah ditunjuk menjadi ketua DPRD sementara, politisi yang juga notaris ternama di Makassar tersebut, dikukuhkan lewat surat keputusan (SK) resmi DPP Partai Golkar.
SK bernomor R-1176/Golkar/X/2019 tertanggal 9 Oktober 2019 tersebut ditandatangani langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, serta Sekretaris Jenderal Lodewijk F. Paulus.
“Mekanisme penetapan Bu Ina melalui mekanisme yang benar-benar rapi. Bu Ina terpantau melalui seleksi tim di internal Golkar Sulsel bersama beberapa kader yang ada. Kemudian diajukan ke DPP dan Bu Ina juga terpilih melalui rembuk internal di DPP hingga keluar SK resmi itu,” jelas Wakil Ketua Bidang OKK DPD Golkar Sulsel, M Risman Pasigai (MRP) di Makassar, Kamis 10 Oktober 2019.
MRP menjelaskan, selain untuk DPRD Sulsel, penentuan pimpinan DPRD di tingkat kabupaten/kota juga melalui mekanisme yang sama, yakni bermula dari penjaringan melalui Tim Seleksi Pimpinan DPRD yang dibentuk Golkar.
- Hardiknas 2026, Munafri Dorong Pemerataan Pendidikan Berkualitas di Makassar
- Hardiknas 2026, Pemkot Perkuat Komitmen Pendidikan dan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah di Makassar
- TMMD ke-128, RTLH di Arungkeke Capai 55 Persen, Rumah Tak Layak Berubah Jadi Hunian Layak
- Dirut Pelindo Dorong Layanan Pelabuhan Lebih Aman dan Efisien di Makassar
- Jejak Perjalanan ESG PT Vale 2026: Menavigasi Tantangan, Memberi Dampak Besar
Dari tim seleksi inilah muncul beberapa nama yang diserahkan ke DPP. Lalu, DPP menetapkan satu orang perwakilan Golkar di masing-masing daerah termasuk DPRD Sulsel berdasarkan hasil seleksi tim yang diketuai Abdillah Natsir yang juga Sekretaris DPD Golkar Sulsel.

Selaku Sekretaris Tim Seleksi pimpinan Abdillah Natsir, MRP mengaku jika dirinya bersama tim melakukan seleksi yang cukup ketat. Tidak hanya prestasi di Golkar tetapi sikap dan jiwa kepemimpinan juga diuji.
“Kita memilih yang terbaik. Beberapa yang terbaik dari daerah termasuk Bu Ina Kartika di DPRD Sulsel masuk dalam calon terbaik diajukan ke DPP bersama kader terbaik lainnya. Sehingga pada akhirnya DPP memilih satu pimpinan di masing-masing DPRD dan dikuatkan dengan SK,” tandas MRP yang juga Waketum DPP KNPI ini.
Mantan Ketua PB HMI yang sekian lama menjadi politisi Golkar ini menambahkan, apapun hasil dari DPP melalui SK penunjukan pimpinan dewan itu adalah sikap politik Golkar.
“Golkar mengutus orangnya sebagai cerminan politik Golkar. Mereka kader-lader terbaik kami, termasuk Bu Ina Kartika. Bagi kami, Bu Ina sudah layak memimpin parlemen provinsi. Sehingga, kami di tim seleksi berharap agar mereka yang terpilih ini agar menjaga citra Golkar di parlemen dan di masyarakat tentunya. Yang terbaik dari kinerja setiap pimpinan yang ditunjuk juga yang terbaik bagi Golkar,” pungkas MRP.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
