Terkini.id – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Risfayanti Muin menjadi pembicara pada kegiatan rapat koordinasi pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan peluncuran desa ramah perempuan dan peduli anak, di Hotel Claro Makassar, Rabu 7 September 2022.
Sekretaris Fraksi PDIP Sulsel ini mengatakan, tindak pidana perdagangan orang merupakan kejahatan luar biasa yang dapat mencoreng kehidupan sendi-sendi kemanusiaan.
“Yang banyak menjadi korban dari tindakan kejahatan ini adalah perempuan dan anak-anak, praktiknya ini dilakukan dalam berbagai bentuk dan segala macam cara yang marak terjadi di seluruh Indonesia,” kata Risfayanti.
menegaskan bahwa saat ini tercatat 88 persen korban perdagangan orang adalah perempuan dan anak sementara 12 persem adalah laki-laki.
Kasus perdagangan orang terus meningkat, bukan hanya perempuan dan anak namun juga laki laki. Sehingga hadirnya Peraturan Daerah (Perda) TPPO.
- Ketua DPRD Sulsel Terima Aspirasi Ribuan buruh, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan
- Hari Kartini, Kaukus Parlemen DPRD Sulsel Usul Perda Perlindungan Anak
- Haris Abdul Rahman Resmi Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Sulsel Periode 2024-2029
- Eks Pimpinan DPRD Sulsel Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
- Ketua DPRD Sulsel Ikuti Retret Nasional, Asah Visi Kepemimpinan
Diharapkan dapat mencegah dan menangani tindak perdagangan orang secara umum serta akan menjadi payung hukum, Karena tidak jarang modus para pelaku dengan memberikan tawaran pekerjaan bagi calon korban.
“Sudah banyak kejadian, tadinya dijanjikan iming-iming lapangan pekerjaan, ternyata dijual, bahkan ada yang dijual sampai ke luar negeri,” ujarnya.
Ia berharap dan dorong agar DPRD kabupaten/Kota dapat melakukan tindak lanjut, pencegahan dan penanganan terhadap kasus serupa.
“Sudah banyak kejadian, tadinya dijanjikan iming-iming lapangan pekerjaan, ternyata dijual, bahkan ada yang dijual sampai ke luar negeri,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel sebagai Keynote Speaker, sementara Pangdam, Kapolda dan Kajati bertindak juga sebagai Narasumber.
Kegiatan ini turut pula dihadiri perwakilan Kementerian Deputi PPPA, forkopimda provinsi, wali kota dan Bupati se-Sulsel, para kepala OPD.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
