“Tidak ada jatah, dia buka semua. Kemudian di tag yang lolos, berapa pun yang lolos itu. Kita tidak terlalu tau, yang jelas dia membuka sebuah program studi kemarin dan yang mendaftar juga tidak banyak, tapi ada beberapa dan ada satu yang lolos,” sambungnya.
Saat ditanyakan apakah pihaknya sudah mendapatkan pemberitahuan dari Kemendikbudristek mengenai program ferien job ke Jerman yang terindikasi TPPO, Bisyri bilang hingga saat ini belum menerima informasi apa pun.
“Secara resmi kami belum terima ini informasi, kami dapat dari media online, kalau informasi resmi belum sampai ke kita,” ujarnya.
Senanda dengan itu, pihak UIN Alauddin juga membantah dugaan tersebut. Kendati memang pernah menerima undangan sosialisasi program ferien jobs, tapi pihak UIN Alauddin tidak merespon undangan tersebut, salah satu alasannnya karena ketidakjelasan lembaga yang mengundang.
Wakil Rektor Bidang Kerja sama dan Pengembangan Lembaga Prof. Muhammad Amri, menegaskan tidak ada kerja sama resmi UIN Alauddin makassar dengan program ferien job, baik bersifat flagship maupun mandiri.
- Usai Akad Nikah Langsung Pegang KTP dan KK Baru, Terobosan Indah Layanan Disdukcapil Jeneponto
- Mayat Perempuan Ditemukan Di Pesisir Pantai Tanrusampe Timur Jeneponto
- Benz Cafe Makassar Padukan Kuliner dan Permainan Mahjong dalam Satu Destinasi di Jantung Kota
- Poltekpar Makassar dan Kemenpar Sukses Selenggarakan PARDAS Angkatan V Tahun 2026
- PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk Generasi Penggerak Keberlanjutan di Lutim
“Bahwasanya ada mahasiswa yang mengatasnamakan UIN Alauddin Makassar yang mengikuti program ferien jobs, adalah benar,” tuturnya.
Mahasiswa tersebut atas nama Fikram, alumni Prodi Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi, namun keberangkatan yang bersangkutan ke Jerman mengikuti program ferianjobs dilakukan menurut inisiatif dan kemauan sendiri tanpa pernah berkoordinasi dengan Career Development Center (CDC) atau bagian Alumni UIN Alauddin Makassar.
Menindaklanjuti permasalahan ini, Polda Sulsel melalui Dirkrimum, Kombes Jamalauddin Farti mengatakan saat ini pihaknya ikut mendalami kasus yang sedang diusut Bareskrim Polri.
Namun saat ditanyakan mengenai perkembangan penyelidikan yang dilakukan, Jamalauddin Farti enggan membeberkan.
“Iya, lagi kita lidik juga di (wilayah hukum Polda) Sulsel. Tapi nanti di rilis biar tidak mengganggu penyelidikan,” singkatnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
